KKN Daring, Mahasiswa UGM Buat Web Transportasi Menuju Tanjung Lesung

KKN Daring, Mahasiswa UGM Buat Web Transportasi Menuju Tanjung Lesung
Hasil peta rute transportasi umum menuju Kawasan Tanjung Lesung yang dibuat oleh Hafidza Safara Zahratunnisa, mahasiswi Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada yang sedang menjalani KKN di Tanjungjaya, Pandeglang, Banten.

, Pelitabanten.com – Sejak COVID-19 mulai merebak di Indonesia, Universitas Gadjah Mada menetapkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara daring demi meminimalisir risiko terjadinya penularan. KKN tetap ditujukkan ke daerah yang diusulkan dengan tema tematik namun dilaksanakan di masing-masing.

Seperti yang dilakukan salah satu UGM, Hafidza Safara Zahratunnisa mengambil tema dengan membuat Website Peta Alur Jaringan Transportasi Umum Menuju Kawasan Tanjung Lesung yang memudahkan wisatawan menaiki transportasi umum saat berkunjung ke Kawasan Tanjung Lesung.

“Masih sedikit wisatawan yang bingung dengan transportasi umum yang digunakan untuk mengunjungi Tanjung Lesung. Untuk itu saya membuatnya supaya wisatawan dapat dengan mengetahui naik kendaraan apa, jaraknya, dan harganya.” Ujar Hafidza.

Untuk diketahui, Kawasan Wisata Tanjung Lesung merupakan salah satu destinasi wisata di yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai salah satu dari 10 spot wisata untuk dibentuk ‘Bali baru’. Panorama indah dan atraksi wisata yang menarik dan sangat wajib untuk dikunjungi.

Baca Juga:  KKN-PPM UGM Dampingi Perencanaan Mitigasi Pasca Bencana Tsunami

Wisatawan yang hendak pergi ke Kawasan Tanjung Lesung menggunakan transportasi umum pun tidak bingung lagi. Pasalnya, dengan membuka Website bufferzonetanjunglesung,com/transport yang berisi jalur transportasi umum baik dari Jabodetabek, Serang, Merak, dan Pandeglang. Wisatawan dapat mengetahui juga tempat pemberhentian dan harga setiap kendaraan umum yang digunakan.

“Saya harap dengan adanya website transportasi umum ini dapat memudahkan wisatawan. Apalagi transportasi umum yang tersedia pun harganya tidak mahal di kantong.” ujar Hafidza.

Ia menjelaskan, semenjak yang menerjang Kawasan Tanjung Lesung pun membuat wisatawan yang datang menurun drastis. Dengan adanya website yang dapat diakses di smartphone ini, dapat mengenalkan wisata Tanjung Lesung secara luas dan membangkitkan sektor wisata di Tanjung Lesung yang sempat terpuruk.

Penulis: Hafidza Safara Zahratunnisa
(Mahasiswa Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada)