Beranda Peristiwa Kota Tangerang 2.800 KK Terima Bansos Covid-19 dari APBD Kota Tangerang

2.800 KK Terima Bansos Covid-19 dari APBD Kota Tangerang

2.800 KK Terima Bansos Covid-19 dari APBD Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Salurkan Bansos BTT ke 2800 KK. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Pemerintah Kota Tangerang salurkan (Baksos) Belanja Tidak Terduga (BTT) bagi 2800 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak Covid 19.

tersebut bersumber dari tahun 2020.

“Bantuan diperuntukkan bagi Kota Tangerang yang terdampak Covid 19, yang belum masuk ke dalam data penerima bantuan dari Provinsi, Kemensos, DTKS, BPNT, dan PKH,” jelas Kepala Bidang Jaminan Perlindungan Sosial, , Hilman, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (13/8/2020).

Dijelaskannya, pemberian bantuan tersebut nantinya akan dilaksanakan selama tiga bulan ke depan secara bertahap.

“Pembagiannya dimulai bulan Agustus, September dan Oktober,” ucapnya.

Para penerima Bansos BTT tersebut, lanjut Hilman akan menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu/bulan selama tiga bulan ke depan.

“Mereka akan menerima bantuan Rp 600 ribu/bulan. Dan dibagikan secara bertahap setiap bulannya,” jelasnya.

Baca Juga:  IMIKI UIN Syarif Hidayatullah Gelar Diklat Bertemakan Media Komunikasi di Era Globalisasi

Untuk tehnis penyalurannya, tambah Hilman, pihaknya telah bekerjasama dengan BJB untuk menyalurkan langsung kepada para Kepala Keluarga yang berhak menerima di 13 .

“Hari ini kita mulai di dan , kita bagikan langsung dengan memperhatikan kesehatan mengingat kondisi pandemi Covid 19 yang masih berlangsung,” tuturnya.

“Untuk hari ini, kita bagikan untuk 379 KK di , dan 65 KK di Benda, di kecamatan lain menyusul,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait persyaratan pengambilan bantuan, Hilman menjelaskan warga yang telah masuk data penerima BTT diwajibkan untuk membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) serta Surat Keterangan dari Lurah.

“Mereka diwajibkan untuk membawa KTP, KK, dan memakai masker, nanti petugas yang selanjutnya mengarahkan di lokasi penyaluran bantuan,” jelas Hilman.

“Untuk warga yang tidak bisa hadir bisa dikuasakan ke ahli warisnya dengan menyertakan surat kuasa dan surat keterangan dari kelurahan,” pungkasnya.