Pasar Jatiuwung Digusur, Ratusan Pedagang Direlokasi

Pasar Jatiuwung Digusur, Ratusan Pedagang Direlokasi
Alat Berat Dikerahkan Untuk Meratakan Bangunan Pasar Jatiuwung Untuk di Jadikan RTH. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Pasar Jatiuwung yang berlokasi di Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, digusur. Selasa, (4/8/2020).

Tiga alat berat diterjunkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk membongkar ratusan kios yang berdiri dilokasi tersebut.

Pembongkaran dilakukan lantaran lokasi itu akan dialih fungsi menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Dalam keterangannya, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin mengatakan bahwa seluruh pedagang nantinya akan direlokasi ke Pasar Laris Cibodas yang berada disebelah barat sejauh 50 meter dari Pasar Jatiuwung.

“Penertiban ini kami (Pemkot) lakukan untuk kepentingan masyarakat dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat,” ujarnya Kepada Wartawan usai memimpin apel petugas gabungan dilokasi.

Menurut Dia, pembongkaran dilakukan Pemkot Tangerang sebab lokasi Pasar Jatiuwung ini berada tepat di akses keluar dan masuk permukiman warga.

Kemudian sambung Sachrudin, Pemkot juga meminta partisipasi masyarakat untuk berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan. Sebagai konfensasi Pemkot membebaskan biaya bagi pedagang mau direlokasi ke Pasar Laris Cibodas.

“Kita akan bebaskan biaya selama satu tahun kepada pedagang yang sudah direlokasi,”tukasnya.

Dibantu Petugas Satpol PP Kota Tangerang Membantu Evakuasi Barang Dagangan Pedagang Dipasar Jatiuwung. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

Sementara Camat Periuk, Maryono mengatakan terdapat 125 pedagang yang saat ini sudah direlokasi, kata Dia kemungkinan masih akan bertambah.

“Ada 125 pedagang yang sudah terdaftar, mungkin sisanya masih ada yang belum terdaftar,”katanya.

Pantauan Pelitabanten.com dilokasi, para pedagang tampak pasrah dan rela mengangkut barang dagangannya sendiri dari toko tempatnya berjualan untuk pindah kelokasi yang baru.

Ratusan petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang dibantu Dinas Perhubungan, PD pasar dan petugas TNI Polri diterjunkan dalam penertiban tersebut.

“Ada 340 personil, gabungan dari OPD tekhnis, dibantu dengan TN-Polri, Alat beratnya kemarin sudah kita mintakan Eskavator tiga dan untuk Beko dua,” jelas Gufron Fahlevi Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang di temui di lokasi.