Kinerja P3A Alam Subur Makmur Desa Kersaratu Diapresiasi Konsultan Manajemen Balai

Kinerja P3A Alam Subur Makmur Desa Kersaratu Diapresiasi Konsultan Manajemen Balai

LEBAK, Pelita Banten.Com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) memasuki proses akhir selesai masa pelaksanaan pasangan batu dilakukan Serah Terima Pertama atau Provisional Hand Over (PHO) antara P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang didampingi Konsultan Manajemen Balai (KMB), maka dilakukan Final Hand Over (FHO) atau Serah Terima Akhir Daerah Irigasi (DI) Cangkeutek, Desa Kersaratu, Kecamatan Malingping, pada Rabu (29/07/2020).

Noer Hasanudin, S.E., S.T, selaku PPK menyampaikan bahwa bangunan irigasi yang dilakukan secara swakelola semoga bermanfaat untuk masyarakat pedesaan dan petani di Desa Kersaratu.

“Proses pengerjaannya sesuai dengan prosedur dan tahapan yang kami inginkan. Irigasi ini tentunya kedepan menjadi aset Desa Kersaratu, yang mana desa harus memelihara dan memanfaatkan aliran irigasi ini untuk lahan pesawahaan para petani,” ujarnya saat dilokasi DI Cangkeutek, Desa Kersaratu.

Henhen Hendrayadi selaku Konsultan Manajemen Balai (KMB) mendampingi Tim FHO yang di tugaskan oleh PPK untuk melaksanakan pemeriksaan fisik pasangan batu belah secara maksimal,.

“Dalam pelaksanaan FHO didampingi oleh TPM (Tenaga Pendamping Masyarakat), P3A dan Kepala Desa Kersaratu sehingga pemeriksaan ini sangat transparan hal ini juga sudah menjadi tupoksinya disisi lain juga kita tidak mau menjerumuskan P3A kaitan dengan kualitas dan kuantitas kontruksi pembangunan nya”, terangnya.

Henhen juga menyampaikan bahwa secara umum, kami sangat puas dengan pelaksanaan fisik pasangan batu belah yang dikerjakan oleh P3A Alam Subur Makmur yang berlokasi di Desa Kersaratu, Kecamatan Malingping, dan kami mengapresiasi keberhasilan yang dilaksanakan oleh P3A yang mampu menyelesaikan proses pasangan batu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan volume pasangan batu belah nya mencapai 151,38 m3. Sedangkan pasangan batu belah sebesar di dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) 138.71 m3. Kelebihanan ini ada nilai swadaya sebanyak 11,67 m3. Disisi lain juga tingkat partisipasi masyarakat penerima manpaat di Desa Kersaratu sangat bagus, mereka ikut terlibat dari mulai tahapan persiapan, tahap perencanaan dan tahapan pelaksanaan sebagai pekerja dan ini sangat membanggakan bagi semua pihak melaksanakan pemeriksaan secara maksimal, karena kita tidak mau menjerumuskan P3A kaitan dengan kualitas dan kuantitas kontruksi pembangunannya,” jelasnya.

Bahrul Hayat selaku Kepala Desa Kersaratu sangat berterimakasih banyak kepada pihak PPK, KMB, TPM yang sudah memberikan arahan yang sangat baik kepada P3A sehingga bekerja secara maksimal.

“Apresiasi yang diberikan tentunya motivasi kami kedepan untuk lebih semangat dan berkarya lagi kedepannya,” ucapnya.

Umar selaku petani di area pesawahan Di Cangkeutek mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC-3) karena program nya menyentuh kepada masyarakat petani yang ada di pedesaan.

“Apa yang telah diberikan oleh pihak Kementerian PUPR sangat berarti kepada kami, sehingga kedepan kami lebih semangat lagi dalam proses bertani karena saat ini proses air dapat mengairi pesawahan kami dengan jangkauan yang sesuai harapan kami. Sekali lagi kami berterimakasih banyak kepada para pemangku kebijakan khususnya Kementerian PUPR,” tutupnya. (DRA)