Beranda Peristiwa Kota Tangerang 6 Tersangka Diamankan BNN Dalam Penggerebegan Sabu di Cibodas Kota Tangerang

6 Tersangka Diamankan BNN Dalam Penggerebegan Sabu di Cibodas Kota Tangerang

6 Tersangka Diamankan BNN Dalam Penggerebegan Sabu di Cibodas Kota Tangerang
6 Tersangka Diamankan BNN Dalam Penggerbegan Sabu di Cibodas, Kota Tangerang. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Sebanyak 6 (enam) diamankan dalam Penggerebegan yang dilakukan Badan Narkorika Nasional (BNN) di Jalan Prabu Siliwangi RT 05 RW 13 No.94 Cibodas, Kota Tangerang. Selasa, (28/7/2020) Petang.

“Sementara ada 6 orang yang diamankan nanti akan kita pilah-pilah apa peran masing-masing,”kata Irjen Pol Arman Depari, Kepala Deputi Bidang Penindakan BNN Pusat di Lokasi penggerebekan.

Arman mengatakan, kendaraan truk kontainer bernomer Polisi BK 8751 BL datang dari Daerah Sumatera, sementara disimpan di ruko yang merupakan Agen sembako seolah-olah ini adalah atau beras.

“Sabu-sabu ini akan di sebarkan atau didistribusi kepada masing masing pemesan, yang datang sekarang ini bukan beras tapi jagung,” terang Arman.

Ratusan Kilo Sabu Dari Dalam Karung Berisi Jagung. Foto Pelitabanten.com

Arman menambahkan, agen sembako merupakan kamuflase para untuk mengelabui penduduk sekitar dan para petugas.

“Mereka memanfaatkan situasi Karna logistik sembako lebih mudah masuk Karna tidak terlalu ketat diawasi oleh para petugas, mengcover kendaraan darat seolah-olah logistik terutama sembako,”jelasnya.

Baca Juga:  Provinsi Pendukung Kebangkitan Zakat, Banten Dianugrahi Baznas Award 2019

Jaringan ini diduga merupakan jaringan Jakarta, Sumatera utara, Aceh dan Lampung. Sedangkan Jaringan Internasionalnya kata Arman, adalah Indonesia, Malaysia dan Myanmar.

“Kami (BNN) akan segera berkoordinasi melalui agen-agen di negara-negara tetangga terutama di Asean,” ujarnya.

Terkait akumulasi nilai dari ratusan kilo barang haram tersebut Arman menyebut tidak ada nilai Karna barang haram ini adalah racun.

“Tidak ada nilai ekonomisnya, jadi kalau kita membeli berarti kita membeli racun, sementara uang yang kita cari dengan susah payah dibawa negara orang dan juga meninggalkan penyakit bagi indonesia,”tukasnya.

Seperti diketahui, BNN melakukan penggrebegan terhadap beras di kawasan padat penduduk tersebut dan didapati ratusan kilogram paket sabu siap edar. Barang haram -sabu tersebut dibungkus di dalam bungkus teh bertuliskan bahasa Mandarin.

Dari ratusan karung yang ditemukan dalam truk kontainer itu terdapat 50 Karung berisi sabu, yang dalam satu karungya ditemukan 4 kardus paket, Satu paket tersebut diperkirakan seberat 1 kilogram sabu.