Kadis Budpar Kota Tangerang Jembatani Kebijakan Pemkot

Kadis Budpar Kota Tangerang Jembatani Kebijakan Pemkot
Kadis Budpar Kota Tangerang, Ubaidilah Anhar (kanan), ketua Semanggi foundation, Miing (tengah) dan Kabid Budaya, Semangku Getar (kiri) di Semanggi Center Cikokol. Selasa (7/7). Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Terkait berita Viral di media sosial #savesemanggicentercikokol bertujuan mendukung Komunitas Semanggi (Semangat Berbagi) dan #GusurSemanggi mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk melakukan penggusuran.

Bahkan komunitas yang bermarkas di bangunan eks radio EMC tersebut telah beberapa kali disurati Pemkot Tangerang untuk segera mengosongkan lokasi.

Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Ubaidilah Ansar bersama Kepala Bidang (Kabid) Budaya, Semangku Getar menyambangi markas Semanggi. Selasa (7/7/2020).

Mi’ing sapaan akrab Mukafi Solihin selaku ketua Semanggi foundation merasa tersanjung dan berterima kasih kepada Disbudpar Kota Tangerang yang sudi mampir ke Semanggi Center, Menurutnya yang dibutuhkan teman-teman Komunitas saat ini adalah kehadiran dari Pemerintah Daerah sendiri.

“Kalo bisa Pak Wali Kota Arief Wismansyah, Ngopi lah disini..,”tukas Mi’ing kepada Pelitabanten.com dilokasi.

Kata Dia, Karna terkadang kesibukan mungkin repot untuk datang ke sana (Puspemkot) karna para seniman kesehariannya banyak memakai sendal jepit dan bercelana pendek.

“Membangun Ekosistem itu tidak sederhana, Ekosistem disini dibangun sudah 15 tahun, kalau tiba-tiba diganti dengan hal-hal yang aneh kasihan Ekosistem yang sudah terbangun, kalo bisa membangunlah bersama-sama,”Ujar Dia.

Lanjut Mi’ing, Jika memang percaya terhadap teman-teman Komunitas Semanggi, biarlah kami bangun sendiri kalau memang itu yang harus dilakukan, Namun jika memang lebih baik Pemkot membangun lagi dengan ide dan gagasan lainnya, pihaknya siap untuk mengisi dan mengelola dengan kaidah dan sistem yang disepakati.

Sementara Kabid Budaya, Semangku Getar mengatakan bahwa kehadirannya di markas Semanggi Center untuk berbicara layaknya seniman bertemu dengan seniman untuk berbicara dari hati ke hati, karna menurutnya Kebudayaan tidak Boleh Hilang Akal, Budayawan tidak ada alasan untuk terpuruk.

“Hari ini bidang kebudayaan pada dinas Pariwisata kota tangerang hadir di komunitas Semanggi Center yang sudah tumbuh hampir 10 tahun, Semanggi center ini hadir sebagai potensi dunia berkesenian dan berkebudayaan di Kota Tangerang,”ujarnya.

Ia menegaskan, seperti diketahui lokasi ini adalah sebelumnya merupakan aset Kabupaten Tangerang, dan sudah terjadi pengalihan kepada Pemerintah Kota Tangerang, terkait viralnya #Savesemanggi vs #Gusursemanggi, sebagai sahabat perjalanan didunia berkesenian dan berkebudayaan Disbudpar mencoba untuk menjembatani atas apa yang menjadi kebijakan Pemkot Tangerang.

“Menjadi Tugas dan Fungsi kami mengamankan aset yang sudah diserahkan ini,”kata Semangku.

Lanjut Semangku, terkait kepentingan, mohon dibuang pemikiran-pemikiran yang tidak bermanfaat, yakin bahwa Pemkot akan memberikan win-win solusion dan akan mengawal Kesenian tumbuh besar di Kota Tangerang.

“Kami semua berteman, ikuti mekanisme, sampaikan harapan-harapan teman-teman Semanggi Center, jadikan proposal ajuan, kami yakin Pemkot berkenan dan Disbudpar Kota Tangerang Siap mengawal,”tandasnya.