Guncangan Pandemi Covid-19: Dampak dan Kebijakan Mitigasi Fiskal Serta Perekonomian Kota Tangerang Selatan

Guncangan Pandemi Covid-19: Dampak dan Kebijakan Mitigasi Fiskal Serta Perekonomian Kota Tangerang Selatan

KOTA TANGSEL, Pelitabanten.Com – Wabah Covid-19 yang telah terjadi di Indonesia selama 2,5 bulan belakangan telah berdampak massif dan sistemik terhadap seluruh perekonomian nasional dan daerah. Hal itu tidak terkecuali terhadap perekonomian Kota Tangerang Selatan, daerah yang langsung bersebelahan dengan pusat episentrum persebaran Covid-19, DKI Jakarta.

Mengurai permasalahan tersebut, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan menggelar diskusi online melalui perangkat Google Meet (14/5/2020) dengan mengusung tema “Guncangan Pandemi Covid-19: Dampak dan Kebijakan Mitigasi Fiskal serta Perekonomian Kota Tangerang Selatan”, hadir sebagai narasumber Eki Herdiana (Kepala Bappeda Kota Tangerang Selatan), Muhammad Aziz (Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang Selatan) dan Uki Masduki (Peneliti Muda Pusat Studi Desentralisasi dan Otonomi Daerah ITB Ahmad Dahlan).

Dalam sesi diskusi, Herdiana menyatakan bahwa akibat Covid-19, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan rasionalisasi dan penyesuaian dalam postur APBD tahun 2020. Rasionalisasi dan penyesuaian tersebut dilakukan sesuai rambu-rambu yang ditetapkan pemerintah pusat. Dalam pada itu, Pemerintah Kota fokus pada penanganan dampak Covid-19 dalam bentuk bantuan sosial kepada masyarakat.

Sementara Muhammad Aziz menyatakan bahwa DPRD mendukung program penanganan wabah Covid-19 di Kota Tangerang Selatan. DPRD juga meminta pada pemerintah pusat dan Provinsi Banten untuk melakukan percepatan transfer dana bagi hasil kepada Kota Tangerang Selatan.

Terakhir Masduki menyatakan, dalam konteks wabah Covid-19, Pemerintah Kota Tangerang Selatan perlu memberi priorotas utama pada penanangan kemiskinan atau orang-orang yang berpotensi masuk ke dalam kategori miskin di Kota Tangerang Selatan. Selain itu, Masduki juga menyatakan bahwa prioritas belanja pemerintah juga harus difokuskan pada katahanan pangan warga.