Polresta Bandara Soetta Kawal 650 WNI PMI Kelokasi Karantina Covid-19

Polresta Bandara Soetta Kawal 650 WNI PMI Kelokasi Karantina Covid-19
Polresta Bandara Soetta Kawal Ketat 650 WNI PMI Kelokasi Tempat Karantina Covid-19. Foto Pelitabanten.com (Ist)

BANDARA SOETTA, Pelitabanten.com — Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang kembali ke Tanah Air menjalani pemeriksaan yang ketat sesaat setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Terminal 3 Bandara Soetta, 650 orang WNI yang mayoritas merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut langsung dibawa ke lokasi tempat Karantina untuk mengikuti pemeriksaan lanjutan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polresta Bandara Soekarno Hatta, Kompol Argadija Putra mengatakan, para PMI tersebut dibawa menuju tempat karantina menggunakan bus khusus yang telah disiapkan oleh Gugus Tugas Udara COVID-19 dengan pengawalan ketat personil Polri.

Ratusan WNI Pekerja Migran Indonesia Tiba di Bandara Soetta. Kamis, (14/5). Foto Pelitabanten.com (Ist)

“Bus yang mengakut mereka kita kawal ketat sampai ke tempat karantina yang telah ditentukan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan,” kata Arga di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (14/5/2020).

Arga menjelaskan, pada hari ini hingga pukul 17.30 WIB, sebanyak kurang lebih 650 PMI dari berbagai kedatangan luar negeri telah dibawa ke 4 lokasi karantina di Jakarta dan Jawa Barat. Antara lain, Asrama Haji Pondok Gede, Asrama Haji Bekasi, Wisma Atlet Kemayoran dan Balai Kesehatan Cilandak.

“Setelah tiba di lokasi tersebut, seluruh PMI yang baru pulang dari luar negeri tersebut kembali menjalani pemeriksaan sesuai protokol kesehatan seperti test SWAB atau PCR,” jelas Arga.

Untuk pengawalan bus yang mengangkut WNI repatriasi tersebut, Polresta Bandara Soetta menerjunkan belasan personel Polisi Lalu Lintas.

“Personel yang diterjunkan untuk pengawalan sebanyak 15 personel per hari, baik yang melakukan pengawalan dengan mobil patwal maupun sepeda motor lalu lintas,” tutur Arga.