Hore! Bansos Rp.600ribu/KK di Kota Tangerang Hari Ini Dikucurkan

Hore! Bansos Rp.600ribu/KK di Kota Tangerang Hari Ini Dikucurkan
Wali Kota Arief R Wismansyah Imformasikan Bansos Rp.600ribu/KK di Kota Tangerang Hari Ini Mulai Dikucurkan di Kecamatan Batuceper. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memastikan hari ini Bantuan Sosial (Bansos) warga terdampak Covid-19 atau Corona Virus Disease 2019 senilai Rp.600ribu/Kepala Keluarga (KK) mulai dikucurkan.

Arief mengatakan, pendistribusian Bansos tunai Rp.600ribu tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Dimulai di Kecamatan Batuceper.

“Hari ini, Rabu (29/4/2020) sudah mulai didistribusikan senilai Rp. 600ribu /KK yang berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Mulai dilaksanakan di kecamatan Batuceper dan nantinya akan terus bergerak setiap hari sampai semua yang terdata mendapatkan bantuan,”kata Wali Kota kepada wartawan usai gelar rapat dengan Forkopimda dan perwakilan Pemprov Banten.

Wali Kota mengaku sudah melakukan verifikasi data dengan menggunakan aplikasi dibantu TNI-Polri dan kejaksaan juga melakukan pengawasan.

“Dari yang terdata ada 127ribu Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bantuan, masih memungkinkan akan bertambah asalkan layak untuk menerima Bansos ini,”ujarnya.

Lanjut Arief, dari 39 Ribu yang sudah diverifikasi, yang layak dibantu ada 34 Ribu, yang tidak layak ada 2.700. Artinya saat ini pihaknya sudah 10 persen mendata penerima bantuan dari total 127 ribu data.

Ia juga mecontohkan yang tidak layak menerima bantuan antaralain karna sudah mendapat bantuan seperti PKH [email protected] Jaminan Sosial lain, ada juga yang tidak dibantu karna masih bekerja.

Target verifikasi dalam dua hari ini selesai,”ujar Arief.

Ditanya apabila ada pemotongan yang dilakukan oknum tertentu dalam penyaluran bantuan Wali Kota Memastikan lewat Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang bahwa tidak boleh ada pemotongan sedikitpun bantuan yang di turunkan oleh pemerintah terhadap warga terdampak pandemi corona virus disease 2019 (covid-19).

“Sudah ditegaskan ya, Tidak boleh dipotong, jika ada keluarga yang merasa terdampak tapi belum mendapatkan bantuan, silahkan daftar nanti akan ada tim verifikasi,”Pungkasnya.