RSUD Kota Tangerang Jadi Rujukan Covid-19

RSUD Kota Tangerang Jadi Rujukan Covid-19
Rapat Terbatas Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang siap menjadi rumah sakit rujukan penderita kasus Corona Virus Disease atau Covid-19.

Ini diungkapkan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah setelah rapat terbatas tentang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Sekarang RSUD Kota Tangerang juga dipersiapkan untuk jadi rujukan Covid-19 dengan kapasitas 160 tempat tidur,” kata Arief, Senin (13/4/2020).

Arief mengatakan, sejumlah rumah sakit juga terlibat di Kota Tangerang dipersiapkan ruang untuk penanganan pasien Covid-19.

Kata dia, RS Annisa menyediakan 16 tempat tidur, RS Mayapada 44 tempat tidur, RS EMC Tangerang 26 tempat tidur, RS Awal Bros 26 tempat tidur, dan RS Ar Rahmah 30 tempat tidur.

“Dengan total ventilator 50 unit dan diperkuat 86 dokter spesialis paru dan anak,” pungkas Arief.

Sebelumnya, rumah sakit rujukan bagi penderita virus corona di Tangerang hanya RSUD Kabupaten Tangerang.

Persiapan PSBB di Kota Tangerang

Foto Pelitabanten.com (Ist)

Arief sendiri telah menginstruksikan jajarannya agar menyiapkan sosialisasi lewat berbagai media terkait akan diberlakukannya PSBB di Kota Tangerang.

“OPD dengan kecamatan lakukan sosialisasi di tiap kelurahan baik itu langsung maupun lewat media sosial. Saya juga meminta setiap OPD yang memiliki mobil operasional agar dijadikan mobil wawaran,” terang Walikota.

“Kami juga sudah menyiapakan Perwal, jadi hanya tinggal menunggu pengesahan dari Pergub Bantennya seperti apa,” imbuhnya.

Dengan demikian Walikota berharap dalam empat hari kedepan, sosialisasi kepada masyarakat dapat optimal sehingga nantinya masyarakat betul-betul siap saat diberlakukannya PSBB.

“Kepada seluruh masyarakat, saya mengajak agar PSBB di wilayah Jabodetabek bisa sukses maka dibutuhkan kedisiplinan dari kita semua untuk menjalankan berbagai arahan pemerintah,” ajaknya.

“Baik itu melakukan social physical distancing, jaga jarak, selalu gunakan masker, melakukan disinfektanisasi, sering-sering cuci tangan, terapkan PHBS dan jangan lupa bahagia agar sistem imun tetap terjaga dan meningkat,” imbau Walikota.