Satlantas Polresta Tangerang Edukasi Lawan Corona, Jaga Jarak dan Jaga Diri

Satlantas Polresta Tangerang Edukasi Lawan Corona, Jaga Jarak dan Jaga Diri
Sejumlah Angkutan Perkotaan (Angkot) di Berhentikan, Pengemudi dan Penumpang Dihimbau Jaga Jarak dan Gunakan Masker. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KABUPATEN TANGERANG, Pelitabanten.comSatlantas Polresta Tangerang, Polda Banten, menghimbau sejumlah penumpang angkutan umum untuk Jaga Jarak (Physical Distancing) dan Jaga diri (Self Distancing).

Sosialisasi dan himbauan ini diberikan jajaran satuan lalulintas Polresta Tangerang saat masa pandemi Corona Virus atau Covid-19 di Kabupaten Tangerang yang jumlah kasusnya terus meningkat setiap harinya.

Sebelumnya, Kamis (9/4) Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tangerang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yaitu Kepolisian Daerah, Sekretaris Daerah, Asisten Daerah dan Pimpinan Rumah Sakit Daerah melakukan rapat koordinasi (rakor) terkait rencana persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSPB) di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19, peran serta individu sebagai garda terdepan dengan cara menjaga jarak (physical distancing) harus dilakukan agar tidak tertular atau menularkan virus yang sudah mewabah itu.

Satlantas Polresta Tangerang Edukasi Lawan Corona Dengan Jaga Jarak dan Jaga Diri. Foto Pelitabanten.com

“Ini harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, sasaran kami (Polisi) adalah pengguna transportasi umum, angkot dan bus,”Kata Kapolres Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi di Jalan Raya Serang, Balaraja Barat, Kabupaten Tangerang. Jum’at (10/4/2020).

Sejumlah angkot dan bus yang melintas di jalan tersebut diberhentikan, Polisi memasang garis tanda jarak pada bangku penumpang. Sejumlah penumpang di edukasi jaga jarak dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tak lupa Kapolres juga memberikan masker kepada penumpang dan pengemudi yang belum menggunakan masker.

“Fakta dilapangan masih ditemukan pengemudi dan penumpang yang tidak menggunakan masker, dengan alasan belum tahu aturan, bukan aturan tapi himbauan dengan alasan kesehatan dan keselamatan rakyat,”tukasnya.

Ade mengatakan, dalam melawan dan memutus penyebaran virus corona atau covid-19, Kepolisian bersama TNI dan Pemerintah Daerah akan terus menghimbau dan meminta kerjasama masyarakat agar wabah virus ini segera berakhir.

“Situasi saat ini di Banten, Kabupaten Tangerang sedang darurat kesehatan, mohon kerjasamanya semua pihak, karna setiap individu adalah garda terdepan penangkalan covid-19. displin, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan jangan berkumpul,”Pungkas Kapolres.