Cara Inspiratif Polisi di Karawaci Beri Sosialisasi Covid-19

Cara Inspiratif Polisi di Karawaci Beri Sosialisasi Covid-19
Kapolsek Karawaci dan Jajaran Berikan Makan Siang Gratis Bagi Ojol dan Tukang Becak. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Karawaci miliki cara inspiratif dalam menberikan imbauan social distancing.

Dikota Tangerang, penyebaran virus corona atau covid-19 diketahui berdasarkan data memiliki jumlah kasus cukup banyak, bahkan semakin hari jumlahnya semakin meningkat.

Upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut terus dilakukan, pihak kepolisian sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat terus bergerak melakukan berbagai cara dalam melawan corona.

Tidak hanya himbauan, hal inspiratif pun juga perlu dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah menurunnya pendapatan saat ini.

Berbagi Saat Pandemi Virus Corona Polisi di Karawaci. Foto Pelitabanten.com

Dengan berkeliling, Jajaran Polsek Karawaci membagikan makanan gratis kepada driver ojek online (ojol) dan tukang becak yang sedang mangkal di wilayahnya. Pada Sabtu (04/04/2020) siang.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat yang tengah berjuang di jalanan mencari rejeki ditengah sepinya orderan lantaran banyak masyarakat berdiam diri dengan melakukan pekerjaan di rumah memutus rantai penyebaran virus covid 19,” ujar Kapolsek Karawaci Kompol Yulies Andri Pratiwi kepada Pelitabanten.com.

Kata Kapolsek, Ia bersama anggota membagikan makanan gratis tersebut di setiap pangkalan ojek dan becak sembari memberikan himbauan agar tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan Menghindari kerumunan massa (Social Distancing).

“Sambil Konvoi, membagikan makan siang gratis, kami (Polisi) sampaikan pesan PHBS dan Sosial Distancing,”jelasnya.

Yulies berpesan, jika warga masyarakat terpaksa harus melakukan aktifitas diluar rumah lakukan seperlunya saja, agar tetap terjaga dari penularan virus tersebut.

“Kedepankan kesehatan diri dengan menjaga jarak dan tidak berkerumun, sehingga penyebaran mata rantai virus corona bisa diputus,”pungkasnya.

Reporter: Iwan K Halawa