Kota Tangerang Gencar Sosialisasi Cegah Covid-19

Kota Tangerang Gencar Sosialisasi Cegah Covid-19
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah Saat Imbau Warganya Lakukan Social Distancing. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Bersama sejumlah unsur Forkopimda, Pemerintah Kota Tangerang gencar menggelar sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah.

Hal itu dilakukan karna diketahui penyebaran virus corona atau covid-19 di Kota Tangerang semakin bertambah jumlah kasusnya.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Wakil Wali Kota Sachrudin, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo, Kapolres Metro Tangerang Kota Sugeng Hariyanto, Dandim 0506/Tgr Wisnu Kurniawan bersama dengan sejumlah unsur organisasi kepemudaan dan masyarakat.

Kita lakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa sebisa mungkin beraktifiras di rumah saja,” terang Arief sebelum melakukan monitoring di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (3/4/2020) malam.

Monitoring ini, lanjut Wali Kota, dilakukan secara bersama – sama dan dibagi dalam tiga wilayah, diantaranya wilayah timur meliputi Kecamatan Ciledug, Karangtengah, Larangan dan Pinang, wilayah barat meliputi Kecamatan Tangerang, Cibodas, Karawaci, Jatiuwung dan Periuk, sementara wilayah tengah dilakukan di wilayah kecamatan Batuceper, Benda, Neglasari dan Cipondoh.

Pemerintah Kota Tangerang Gencar Sosialisasi Cegah Covid-19. Foto Pelitabanten.com (Ist)

“Total personil sebanyak 97 personil gabungan dari TNI, Polri dan Pemkot,”katanya.

“Ada juga dari teman – teman Pramuka, KNPI, serta organisasi lain,” lanjut Arief.

“Tujuannya untuk meminimalisir berkumpulnya masyarakat di luar rumah,” imbuhnya.

Ia menerangkan langkah ini ditempuh sebagai bukti keseriusan Pemerintah, TNI dan Polri di Kota Tangerang untuk memutus rantai penyebaran virus corona dengan cara melakukan social psysical distancing.

“Dilakukan secara berkala di 13 kecamatan, dan harapannya masyarakat bisa disiplin menjalankannya,”pungkas.

Sementara untuk diketahui, rapid test di Kota Tangerang diprioritaskan bagi tenaga medis RS dan Puskesmas, ODP, PDP, orang yang kontak erat dengan pasien positif, Influenza Like Illness (ILI) dan masyarakat umum.

Pemeriksaan dilakukan dengan cara random sampling terhadap 13 kecamatan dan 104 kelurahan di Kota Tangerang sesuai dengan kepadatan penduduk.