Pemkot Serang Didesak Lakukan Rapid Tes Untuk Deteksi Sebaran Corona

Pemkot Serang Didesak Lakukan Rapid Tes Untuk Deteksi Sebaran Corona

SERANG, pelitabanten.com – Pemerintah Kota Serang didesak untuk segera melakukan rapid tes virus corona kepada warganya. Langkah ini untuk mendeteksi kasus persebaran virus corona atau covid-19 yang terus melonjak.

Desakan tersebut disampaikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Serang usai melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker serta hand sanitizer di Kota Serang, Senin (31/3/2020). “Rapid tes harus segera dilakukan Pemkot Serang untuk deteksi sebaran kasunya,” kata Ketua DPD Nasdem Kota Serang Roni Alfanto.

Seperti diketahui, kasus covid-19 di Banten per 31/3/2020,sudah tembus di angka 92 kasus dengan rincian 73 dirawat, enam sembuh dan 13 meninggal. Kota Serang meski belum ada yang dinyatakan positif, sudah ada sebanyak 95 warga yang dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP) dan sebanyak lima warga sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Deteksi kasus sebaran harus dilakukan sehingga upaya pencegahannya tepat sasaran. “Kebetulan pada hari Kamis (2/4/2020) besok, kita akan mengundang ketua gugus ke DPRD dan kita akan sampaikan itu, bagaimana kesiapan ketua gugus untuk menanggulangi Covid-19 ini,” kata Roni.

Secara internal, lanjut Roni, DPD Partai Nasdem Kota Serang juga terus mendiskusikan perkembangannya. Terlebih Covid-19 ini sudah menjadi bencana nasional. “Saya sangat setuju makin banyak yang ditest akan tahu hasilnya dan bagaimana cara menanggulangi covid-19 ini,” ujarnya.

Senada dikatakan Ketua Fraksi partai Nasdem DPRD Kota Serang Khoeroni. Menurutnya, sangat perlu untuk dilakukan rapid test untuk mendeteksi sebaran kasusnya. “Kena virus atau tidak juga tidak tahu, penularannya juga tidak tahu, kita pakai masker penularannya bukan hanya dari mulut, tapi dari tangan juga bisa terjadi sentuhan-sentuhan,” katanya.

Kata Khoeroni, Nasdem melakukan penyemprotan disinfektan dalam rangka membantu masyarakat Kota Serang karena di kota Serang agar tidak terkena virus Covid-19. “Kita lihat sekarang di Kota PDP dari dua sudah menjadi lima dan ODP sudah mencapai 95, ini menunjukan ada peningkatan walaupun sedikit,” ucapnya. (Irpus)