Cegah Corona Meluas, HMI dan GMNI Cabang Serang Serukan Karantina Wilayah

Cegah Corona Meluas, HMI dan GMNI Cabang Serang Serukan Karantina Wilayah
Anggun Bagaskoro Malinto style=

SERANG, pelitabanten.com– Sejumlah elemen aktivis mahasiswa menyerukan agar pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Banten untuk mengambil kebijakan karantina daerah. Kebijakan tersebut sebagai langkah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 atau corona semakin meluas.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang Faisal Dudayef Payumi Padma, menyarankan Pemerintahan daerah baik Pemerintahan Provinsi ataupun Kabupaten/Kota untuk segera melakukan Karantina Wilayah.

Menurutnya, karantina wilayah dianggap sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran corona virus atau Covid-19. “Semua warga masyarakat harus mematuhinya. Pembatasan Akses transportasi publik seperti, Jalan Tol, Pelabuhan, dan jalan-jalan di wilayah perbatasan. Banten-Jakarta, Banten-Jawa Barat. Seperti halnya usulan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan dibeberapa wilayah semisal Papua, Tegal dan Bali,” kata Faisal, Minggu (29/3/2020).

Ia menambahkan, sudah waktunya pemerintah melakukan karantina wilayah. Apalagi hal tersebut sudah tertuang dalam undang-undang tentang kekarantinaan kesehatan.    

“Sudah waktunya pemerintah menerapkan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, khususnya dalam hal Pembatasan sosial Berskala Besar dan Karantina Wilayah untuk menanggulangi penyebaran virus Corona,” ungkap Faisal yang merupakan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta.

Untuk itu dirinya berharap, pemerintah tidak main-main soal penanganan virus corona. “Saya berharap, pemerintah Kota dan Kabupaten khususnya daerah Banten segera mengeluarkan kebijakan karantina wilayah dalam beberapa hari ke depan. Dengan begitu, kita bisa melangkah lebih maju dalam mengatasi virus Corona yang  mulai semakin mengancam masyarakat,” tandasnya.

Desakan mengenai karantina wilayah juga datang dari Ketua DPC GMNI Cabang Serang Arman Maulana Rachman. Menurutnya, penetapan karantina wilayah harus dilakukan melihat kondisi penularan Covid-19 semakin meningkat.

Namun, langkah tersebut harus diikuti kesigapan pemerintah menyiapkan semuanya. “Masalah pangannya di Kota Serang siap atau tidak, masalah keadaan ekonomi daerah yang juga harus disoroti juga pasti berdampak,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah juga harus berpikir lebih untuk kesana, tapi tak boleh takut untuk menentukan karantina wilayah. Karena keselamatan rakyat adalah yang paling penting. “Pemerintah harus berpegang teguh. Kesehatan atau keselamatan rakyat, adalah hal paling penting hari ini. Maka karantina wilayah hal baik yang bisa di ambil. Tapi tentu bukan tanpa kesiapan, karantina wilayah ini semua harus disiapkan dan di optimalkan,” tegasnya. (Irpus)