Warga Kota Tangerang, Ayo Gotong Royong Lawan Corona

Warga Kota Tangerang, Ayo Gotong Royong Lawan Corona
Lawan Corona, Masuk Perumahan Disemprot Disinfektan. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Selogan Kota Tangerang seraya menyerukan, Tangerang Ayo, bangkitkan keperdulian warga lawan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan terus mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya menangkal penyebaran virus yang ditetapkan WHO sebagai pandemi global.

salah satunya melalui pembentukan Kampung Siaga Covid-19 (KSC). Pembentukan KSC pun disambut baik oleh warga, mereka secara proaktif bergerak dengan kreatifitas masing-masing mencegah penyebaran Virus Corona.

Tampak pada salah satu permukiman warga, di Cluster Cendana Taman Royal 1, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang. Atas kesepakatan bersama, warga berinisiatif memasang mesin penyemprot disinfektan pada pos satpam sebagai garda terdepan dari permukiman.

Warga Kota Tangerang, Ayo Gotong Royong Lawan Corona. Foto Pelitabanten.com (Ist)

Ketua RT 002, Joko Ariwibowo, mengatakan, pemasangan alat penyemprotan disinfektan pada pintu masuk utama Cluster Cendana sebagai bentuk tanggung jawab dan partisipasi aktif masyarakat kepada kotanya (Kota Tangerang) dan tentunya dalam upaya pencegahan penularan Virus Corona.

“Selain mengutamakan keamanan, kami juga mementingkan kesehatan warga. Setiap kendaraan yang keluar dan masuk, baik itu mobil atau motor, akan disemprot disinfektan secara otomatis dari sisi atas. Yang keluar dan masuk sini biar terbebas dari virus,” harapnya, saat memantau pemasangan alat penyemprot disinfektan, Rabu (25/3/2020).

Salah satu warga Cluster Cendana, Herma, menyambut baik pemasanan alat penyemprot disinfektan dengan menggunakan dana iuran warga, terlebih untuk kepentingan bersama.

“Saya mendukung penuh, selagi untuk kepentingan bersama. Dalam kondisi seperti ini, upaya pencegahan dalam bentuk apapun dapat kita lakukan secara bersama dan terasa ringan jadinya. Semoga hal ini dapat menginspirasi permukiman yang lain untuk saling jaga,” ujarnya.