Telkomsel Optimalisasi Jaringan Antisipasi Lonjakan Trafik COVID-19

TANGERANG, Pelitabanten.com – Telkomsel secara konsisten terus memantau perkembangan situasi terkini terkait pandemi virus COVID-19 dengan memastikan seluruh infrastruktur jaringan beroperasi optimal guna menjamin kenyamanan berkomunikasi pelanggan.

Sejak diberlakukannya himbauan belajar dan bekerja dari rumah oleh Pemerintah RI, Telkomsel mencatat telah terjadi lonjakan trafik komunikasi (payload) layanan berbasis data dan digital hingga 5.7 persen dibandingkan periode sebelum diberlakukannya himbauan tersebut secara nasional.

Vice President Network Operation & Quality Management Area Jabotabek Jabar, Awal Rachman Chalik mengatakan, wilayah operasional yang mengkontribusi kenaikan payload terbesar adalah Area Jabotabek-Jabar dengan mencatat kenaikan sebesar 7 persen. Sedangkan, untuk layanan voice dan SMS cenderung stabil dibandingkan periode yang sama.

“Telkomsel juga mencatat kenaikan trafik komunikasi layanan berbasis data dan digital dikontribusi oleh tumbuhnya payload layanan sistem belajar berbasis daring (e-learning) yang mencapai 236 persen, komunikasi pesan instan sebesar 19 persen, games online sebesar 13 persen dan layanan digital berbasis cloud storage yang umumnya juga digunakan sebagai penunjang sistem layanan aplikasi bekerja secara daring, yang meningkat hingga 10,4 persen,” kata Awal dalam keterangan pers yang diterima Pelitabanten.com di Tangerang, Minggu (21/3).

Sedangkan trafik payload lainnya yang meningkat antara lain pemanfaatan layanan content provider sebesar 8,2 persen, digital advertising sebesar 7,5 persen, video streaming sebesar 7.3 persen, dan browsing sebesar 5,2 persen.

Menurut Awal, Telkomsel terus mengambil peran aktif dalam memastikan kualitas jaringan dan layanan terdepan terutama yang mendukung akses layanan broadband dan digital bagi masyarakat seiring anjuran dan kebijakan bekerja dan belajar dari rumah telah diinstruksikan dan diterapkan oleh pemeritah dan seluruh jajarannya termasuk perusahaan dan sebagian besar pelaku industri.

Di wilayah operasional Jabotabek Jabar, Telkomsel telah melakukan optimalisasi jaringan lebih di 5250 site dengan beragam aktivitas peningkatan kapasitas jaringan seperti upgrade bandwidth 4G LTE dan pembangunan BTS baru.

“Dari seluruh upaya peningkatan kapasitas jaringan yang mencapai 9200 aktivitas dilakukan di seluruh wilayah Jabotabek, Banten, dan Jabar tersebut lebih dari 35 persen dilakukan untuk kawasan residential atau pemukiman,” ujarnya.

Penambahan site baru dan peningkatan besar bandwidth paling tinggi dilakukan di wilayah Jawa Barat, disebabkan wilayahnya yang luas dengan sebaran areal pemukiman yang cukup banyak. Sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta fokus yang dilakukan oleh Telkomsel adalah peningkatan bandwidth sebanyak 2380 titik yang tersebar di Kawasan central Jabotabek.

Dia menambahkan, untuk mendukung upaya serius pemerintah dalam mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19, Telkomsel juga melakukan peningkatan kualitas jaringan di beberapa Gedung dan pusat layanan terpadu termasuk Gedung BNPB dan 3 lokasi yang disiapkan pemerintah sebagai RS isolasi PDP dan ODP Covid-19 seperti Wisma Atlet Kemayoran, RS Pertamina Jaya Cempaka Putih dan Hotel Patra Comfort Cempaka Putih.

Telkomsel akan terus melakukan pemantauan pergerakan trafik layanan telekomunikasi dan saat ini upaya penanganan pengamanan trafik jaringan yang telah dilakukan Telkomsel mencakup kesiapan kapasitas tambahan guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi, terutama trafik layanan berbasis data dan digital, dengan memaksimalkan fungsi seluruh spektrum besar yang dimiliki Telkomsel, yakni frekuensi 900, 1800, 2100, dan 2300 Mhz.

“Kesiapan jaringan berbasis broadband ini juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan pelanggan menikmati ragam layanan digital lifestyle Telkomsel seperti aplikasi video on demand MAXStream, streaming lagu LangitMusik serta layanan Dunia Games,” katanya.