Warga Kota Tangerang Covid-19 Meninggal Dunia, Walikota: Iya!

Warga Kota Tangerang Covid-19 Meninggal Dunia, Walikota: Iya!
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah Saat Melakukan Penyemprotan Desinfectan. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Dikabarkan sebelumnya bahwa salahsatu warga Kota Tangerang positif covid-19 meninggal dunia.

Ditemui awak media saat melakukan penyemprotan desinfectan di beberapa tempat di Kota Tangerang, Wali Kota Arief R Wismansyah membenarkan ada satu orang warganya yang meninggal dunia akibat positif virus corona (covid-19).

Diketahui korban merupakan warga Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Iya, Benar” kata Arief saat ditanya wartawan.

Penyemprotan Desinfectan di Wilayah Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com (Ist)

Kata Wali kota hari ini, Jum’at (20/3/2020), Pemkot Tangerang melakukan Desinfectanisasi atau penyemprotan massal dengan menggunakan 37 armada berikut petugas-petugasnya di tempat tempat yang diduga rawan (area publik, rumah ibadah, dan jalan-jalan, red).

“Saya berharap masyarakat mengikuti apa yang dilakukan pemerintah, masyarakat juga melakukan dirumah-rumah sambil melakukan social distancing, jaga jarak kalo tidak ada keperluan silahkan beraktivitas dirumah, kalo gak ada kegiatan dirumah lakukan sterilisasi masing-masing,”himbaunya.

Arief juga menjelaskan bagaimana melakukan cara sederhana membuat cairan desinfectan yaitu menggunakan campuran air dan pembersih byclean.

“1 banding 10 kurang lebih, mudah mudahan kita bisa terhindar dari wabah corona,”katanya.

Dirinya berharap semoga wabahnya tidak menyebar di kota tangerang dan menyakiti masyarakat yang sehat.

“Hindari jabat tangan, sering-sering cuci tangan lakukan PHBS”ucapnya.

Lebih dalam Ia meminta agar masyarakat tetap waspada tidak perlu panik, lakukan kegiatan bersih-bersih dengan penuh tanggungjawab dan serius karna yang terjangkit semakin hari semakin banyak.

Untuk di lokasi tempat korban meninggal di Kecamatan Ciledug sudah dilakukan penyemprotan dan sterilisasi.

“Ini semua musibah, belajar dari orang- orang yang sudah sembuh, selama ditangani dengan baik dan mengikuti anjuran pemerintah insyaallah aman,”ungkapnya.

Terkait adanya saran Rapid test (pemeriksaan massal) Pemkot Tangerang hanya mewajibkan orang-orang yang terindikasi, dengan gejala batuk, pilek, demam dan sesak napas, silakan lakukan pemeriksaan di fasilitas-fasilitas kesehatan.

“Jaga kesehatan, banyak-banyak minum vitamin, makan-makanan bergizi dan olahraga jaga kesehatan, dikota Tangerang yang terindikasi positif corona ada 5 (lima) orang,” tutupnya.