Ancaman Corona, Pemkot Tangerang Harus Buat Social Distancing

Ancaman Corona, Pemkot Tangerang Harus Buat Social Distancing
Politisi PDIP Andri S Permana Foto Bersama Presiden Jokowi. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Ancaman Virus Corona atau Covid-19 telah ditetapkan Wold Healt Organization (WHO) sebagai pendemi global.

Kebijakan Pemkot Surakarta terkait penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona sudah selayaknya menjadi perhatian serius. Maka Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus juga buat Social Distancing (Menghindari Aktivitas Sosial)

Penetapan status tersebut merupakan tahapan awal dalam menerapkan rekomendasi WHO agar mengintensifkan himbuan Social Distancing.

Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang, Andri Permana, kebijakan Social Distancing bukan hal yang berlebihan mengingat Badan Kesehatan PBB tersebut sudah lebih dulu menetapkan Darurat penyebaran Covid-19.

Terlebih Kata Andri, jumlah kasus Corona di Indonesia kian hari kian meningkat cepat dengan tingkat kematian yang terbilang cukup tinggi yaitu 5,79%.

Bahwa rekomendasi WHO Lanjut Andri, agar mengintensifkan imbauan menghindari aktivitas sosial juga perlu menjadi perhatian khusus, mengingat populasi penduduk Kota Tangerang yang cukup besar di wilayah Jabodetabek, dengan tingkat aktivitas masyarakatnya yang tinggi di wilayah DKI Jakarta.

Selain punya tanggung jawab melindungi masyarakatnya dari Corona, pemerintah Kota Tangerang juga memiliki tanggung jawab kepada rakyat Indonesia untuk meredam pandemi global ini.

Jika Presiden Jokowi mengatakan penyebaran Corona tidak mengenal batas wilayah, maka penanganan Covid-19 ini juga seharusnya tidak mengenal batas kewilayahan,” katanya.

“Artinya, tanggung jawab nasional untuk menekan laju infeksi Corona perlu dijalankan oleh daerah-daerah, termasuk Kota Tangerang, dengan koordinasi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi,” imbuhnya.