Pemkot Serang Gelontorkan Rp53 Miliar Untuk Infrastruktur Jalan

Pemkot Serang Gelontorkan Rp53 Miliar Untuk Infrastruktur Jalan
TINJAU JALAN: Walikota Serang Syafrudin bersama Kepala DPUPR Kota Serang M Ridwan saat meninjau pembangunan jalan di Kecamatan Walantaka, beberapa waktu lalu. (Foto: Irpus/pelitabanten.com)

 SERANG, Pelitabanten.com – Infrastruktur jalan masih menjadi prioritas pembangun Pemkot Serang pada 2020. Anggaran sebesar Rp53 miliar yang digelontorkan untuk pembangunannya.Anggaran tersebut dibagi menjadi dua. Sebesar Rp45 miliar untuk pembangunan dan Rp8 miliar untuk perbaikan.

“Ada 15 ruas jalan kota yang ditargetkan dibangun tahun ini (2020),” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M Ridwan, Jumat (212/2020). Ruas jalan tersebut di antaranya, Jalan Cikepuh, Jalan Tb Sueb, Jalan Kembang di Kecamatan Walantaka, Jalan Amin Jasuta depan Mako Brimob, jalan Kemeranggen dan Jalan Ciracas depan UPI Serang.

“Yang dijalan kota 15 ruas jalan, nanti ditambah jalan porosnya lebih banyak, kurang lebih 20 kilometer lah ada untuk jalan kota dan 15 kiloan untuk jalan porosnya,” kata Ridwan.

Ia mengatakan, pembangunan menggunakan sistem lelang untuk nilai yang besar dan penunjukan langsung (PL). Untuk mengantisipasi adanya gagal lelang yang menyebabkan Silpa, pihaknya mengaku melaksanakan lelang sejak dari awal tahun.

“Oh engga (PL semua), kalau kita yang perlu dilelang ya kita lelang, untuk mengantisipasi yang dikhawatirkan pak wali soal gagal lelang, di awal tahun kita sudah lakukan proses pelelangan sekarang,” tuturnya.

Namun, pihaknya tidak bisa menjamin bahwa ditahun ini tidak ada gagal lelang. Upaya untuk mengantisipasinya sudah dilakukan. Kemudian, sesuai dengan arahan wali kota yant menghendaki betonisasi, ada beberapa ruas jalan yang akan dibangun dengan betonisasi. “Ada yang beton, kira diupayakan betonisasi sesuai keinginan wali kota,” kata dia.

Ia memprediksi, untuk tahun 2021 mendatang pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas. Bahkan, lebih banyak lagi dibandingkan sekarang. “Tahun 2021 juga kayaknya masih tetap prioritas di infrastruktur, mungkin 2021 biaa lebih banyak lagi,” ujar Ridwan. (Irpus)