Peristiwa Kota Tangerang HUT Kota Tangerang, Dinkes Gagas Tangerang CENGHAR

HUT Kota Tangerang, Dinkes Gagas Tangerang CENGHAR

HUT Kota Tangerang, Dinkes Gagas Tangerang CENGHAR
Tangerang CENGHAR. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Sambut HUT Kota Tangerang Ke- 27, Dinas Kota Tangerang menyelenggarakan kegiatan (Cek Kesehatan, Pengobatan, dan Untuk HUT Kota Tangerang) yang dilaksanakan di 36 titik di seluruh wilayah Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, hadir meresmikan langsung kegiatan yang berlokasi di Plaza , Pasar Borobudur, Sabtu (15/2). Dalam kesempatannya, Wakil menyebutkan acara Tangerang CENGHAR jadi wadah bagi untuk lebih memperhatikan kesehatannya.

“Semua bisa cek kesehatan dan diberikan pengobatan, kalau ada yang bisa langsung kesini,” ucap Sachrudin.

Beberapa pelayanan kesehatan yang diberikan antara lain tensi darah, lingkar perut, berat badan, tinggi badan dan gula darah. Disamping itu, dilakukan juga Jantung Sehat serta membagikan makanan sehat.

HUT, Dinkes Kota Tangerang Gagas Tangerang CENGHAR. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

Selain cek kesehatan dan pengobatan, penyuluhan yang diberikan oleh Dinkes Kota Tangerang diharapkan mampu mengedukasi kaitan kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Baca Juga:  16 Finalis Bersaing di Pemilihan Mister Grand Indonesia 2018 di Aeropolis Tangerang, Banten

“Tadi penyuluhannya dari Bu Kadis diterapkan ya, karena yang namanya sehat itu mahal. Karena sudah diberitahu ilmunya dan cara mencegahnya, jangan lupa untuk diimplementasikan,” himbaunya.

Kota Tangerang Liza Puspa Dewi menyebutkan, Tangerang CENGHAR digelar untuk mendeteksi dini penyakit-penyakit tidak menular. Liza menambahkan kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Dinkes, RS dan klinik yang didukung oleh , IBI, PDGI.

“Ini hadiah buat masyarakat, Tangerang CENGHAR lebih berfokus kepada pelayanan untuk menscreening masyarakat yang mulai sakit, jadi dideteksi dan kita berikan pengobatan agar tidak jadi sakit,” papar Liza.

“Dengan memgetahui lebih awal maka masyarakat tidak akan jadi sakit, karena kalau sudah sakit pemeriksaannya akan panjang,” pungkas Kadinkes.