Komisi VIII DPR RI dan Kemensos Berikan Bantuan untuk Korban Bencana Lebak

Komisi VIII DPR RI dan Kemensos Berikan Bantuan untuk Korban Bencana Lebak
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto di di Gedung Negara Setda Lebak, Jum'at (31/1/2020).

LEBAK, Pelitabanten.com – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama Kementerian Sosial memberikan batuan untuk korban bencana. Bantuan tersebut secara simbolis diberikan langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto kepada Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya didampingi Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi dan perwakilan dari masyarakat yang terdampak bencana di Gedung Negara Setda Lebak, Jum’at (31/1/2020).

Dalam ucapan belasungkawa atas bencana yang menimpa, Ketua Komisi VIII DPR RI akan terus berkordinasi dengan seluruh stakeholder untuk membahas akar permasalahan yang mengakibatkan terjadinya bencana sehingga kedepan tidak terulang lagi bencana.

“Bencana terjadi karena ulah manusia sendiri, sungai di Lebak ini hulunya ada gunung Halimun Salak, disana ada penambangan liar, ini harus kita evaluasi, kalau tidak, bencana mungkin akan terulang lagi. Kita hanya menunggu waktu,” ungkap Yandri Susanto.

Lebih lanjut, Yandri juga meminta kepada pemerintah daerah agar senantiasa waspada terhadap titik-titik wilayah yang memiliki potensi terjadinya bencana, sehingga bisa diantisipasi secara teknis agar bencana dapat dihindari.

“Investigasi awal itu penting di titik-titik kemungkinan bencana sehingga kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahan secara dini,” imbuhnya.

Di hadapan para anggota Komisi VIII DPR RI, Kemensos dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bupati Lebak memaparkan kondisi daerah-daerah yang terdampak bencana dan daerah yang akan menjadi genangan akibat pembangunan waduk karian yang membutuhkan diskresi khusus dari pemerintah pusat.

“Kami secara khusus mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Komisi VIII DPD RI, BNPB, Kementrian Sosial, dan para relawan,”  ucap Bupati.

Dikatakan bantuan berupa makanan siap saji, paket, makanan anak, mie instan, lauk pauk, familly kit, kidsware, foodware, peralatan dapur keluarga, tenda gunung, kasur dan selimut dengan total nominal sebesar Rp.221.353.140.