Kunjungi Sekolah Darurat, Masduki: Apapun yang Terjadi Belajar Tetap Nomor Satu

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten Mohammad Masduki didampingi Ketua Kwarcab yang juga Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi memberikan motivasi kepada SMPN 4 Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebakgedong, Rabu (29/1/2020).

LEBAK, Pelitabanten.com – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten Mohammad Masduki didampingi Ketua Kwarcab yang juga Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi memberikan motivasi kepada SMPN 4 Desa Banjar Irigasi dalam kunjungannya di Kec. Lebak Gedong. Di hadapan siswa-siswi yang sekolahnya hanyut terbawa banjir bandang awal tahun 2020 lalu Kakwarda memberika motivasi agar tetap semangat belajar.

“Kaka berharap kalian tetap semangat, apapun yang terjadi belajar itu tetap nomor satu,” ungkap Masduki, Rabu (29/1/2020).

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten Mohammad Masduki didampingi Ketua Kwarcab yang juga Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengunjungi lokasi banjir di Lebakgedong.

Tidak hanya memberikan motivasi, Masduki bersama pengurus Kwarda Banten juga memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada para pelajar SMP Negeri 4 Bajar Irigasi dan SD Negeri 2 Banjar Irigasi.

Dalam penyampaian motivasinya, Masduki mencontohkan kepada para pelajar, kendati Wakil Bupati Lebak saat ini berasal dari Guradog yang bisa dikatakan kampung, dengan semangat belajar bisa meraih jabatan tinggi sebagai salah satu pemimpin di Kabupaten Lebak.

“Pak wakil bupati ini asalnya dari Guradog, kalian harus mencontoh beliau, dengan semangat belajar yang tinggi, Pak Ade bisa seperti sekarang menjadi Wakil Bupati Lebak. Kakak berharap kalian terus semangat belajar, kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan,” lanjut Masduki.
Disampaikan Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Lebak berupaya memperbaiki kondisi akibat dampak bencana, salah satunya mendirikan kembali sekolah-sekolah yang hancur akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Pokoknya tetap semangat, pemerintah akan berupaya untuk membangun kembali sekolah adik-adik, tapi tidak instan langsung jadi, ada proses yang harus ditempuh oleh pemerintah, untuk itu harap tetap bersabar meskipun kondisi tempat belajar saat ini sederhana, tetap semangat,” tandas Ade Sumardi.
Adapun bantuan yang diberikan Kwarda Banten berupa peralatan sekolah sebanyak 180 paket untuk para murid, sedangkan dari Kwarcab Lebak memberikan 25 paket peralatan masak bagi guru-guru yang rumahnya terdampak bencana.