Santri Tenggelam di Bogor, Ditemukan Mengambang di Cisadane Tangerang

Santri Tenggelam di Bogor, Ditemukan Mengambang di Cisadane Tangerang
BASARNAS, PMI, dan TAGANA Kota Tangerang evakuasi jenazah santri tenggelam asal Kota Bogor. Foto Supriyadi pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com–Tim BASARNAS dan TAGANA Kota Tangerang berhasil menemukan jenazah seorang santri yang dikabarkan tenggelam di aliran Sungai Cisindangbarang Kelurahan Loji kota Bogor sekitar pukul 16.00 wib Rabu (22/01/2020).

 

Menurut informasi yang dihimpun pelitabanten.com, Rido Fahri Habibi (15) Santri dari pesantren Al Falakiyah Loji kota Bogor sekitar pukul 14.00 wib Minggu (19/01/2020) bersama teman-temannya ijin keluar berpamitan kepada pihak pengurus pesantren untuk berbelanja ke daerah empang Bogor.

 

Seusai berbelanja, para santri tersebut menuju kampung di RT 01/06 Kelurahan Loji, kemudian berenang di sungai Sindangbarang. Di sungai yang membelah Pagentongan dan Villa Ciomas Indah itu sudah terdapat 5 santri dewasa yang mandi sejak pukul 17.15 WIB.

 

Hingga akhirnya pada pukul 17.30 WIB saat hujan mulai turun deras, Ridho dan kedua temannya turut mandi di sungai dengan lebar 5 meter. Tidak sampai 15 menit, Ridho terbawa arus sungai.

 

Melihat salah satu teman dan adik kelasnya terbawa arus, 5 santri dewasa yang ada di lokasi segera menyusuri aliran sungai hingga jarak lebih dari 2 km.Pada pukul 18.30 WIB santri dewasa melapor ke salah satu warga Pagentongan yang juga wali santri. Dengan segera mengerahkan Babinsa, jajaran kelurahan Loji, BPBD, dan guru-guru Al Falakiyah melakukan penyusuran hingga ke Batuhulung.
Evakuasi Jenazah dari Sungai ke Daratan oleh tim BASARNAS dan TAGANA kota Tangerang. Foto Supriyadi Pelitabanten.com
Pihak BASARNAS dan TAGANA Kota Tangerang mengungkapkan bahwa setelah mendapatkan informasi dari Tim BASARNAS di Kota BOGOR pada Selasa malam, sejak Rabu pagi mereka menyusuri sungai Cisadane di sekitar Kota Tangerang.
“Sejak pagi kami menelusuri aliran sungai Cisadane, dari titik kumpul di kampung bekelir menuju ke bawah sampai pintu air 10, dan juga ke arah hulu sungai Cisadane,” jelas Arifin selaku koordinator lapangan dari TAGANA kota Tangerang.
Dalam pantauan pelitabanten, dengan dua perahu Karet bermotor, akhir tim BASARNAS dan Tagana Kota Tangerang berhasil menemukan jenazah Ridho dengan mengenakan Baju hijau dan celana putih sesuai dengan ciri-ciri yang diinformasikan.
“Tim berhasil menemukan jenazah di sekitar istana nelayan dan sms (sumarecon, Gading Serpong), selanjutnya akan dibawa ke sini (Posko Pantau Cisadane di Kampung Bekelir Babakan Kota Tangerang-red), kita segera siapkan armada Ambulance jenazah untuk segera kita evakuasi lebih lanjut,” terang salahsatu anggota BASARNAS saat ditemui pelitabanten.com.
Jenazah dievakuasi ke Mobil jenazah PMI Kota Tangerang. Foto Supriyadi pelitabanten.com
Satu unit mobil jenazah milik PMI kota Tangerang kemudian membawa jenazah Ridho untuk kemudian dilarikan segera ke ruang pemulasaran RSUD Kabupaten Tangerang di jalan TMP Taruna.