Pasca Dikepung Banjir, Ciledug Indah Kini Dikepung Sampah

Pasca Dikepung Banjir, Ciledug Indah Kini Dikepung Sampah
Pasca Dikepung Banjir, Ciledug Indah 1 dan 2 Kini Dikepung Sampah. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.comMusibah banjir yang menerjang beberapa titit di wilayah Kota Tangerang menjadi perhatian semua pihak.

Salah satunya terjadi di Perumahan Ciledug Indah 1 dan II Kelurahan Pedurenan Kecamatan Karang Tengah, Pasca di kepung banjir 1 hingga 2 meter kini dua wilayah tersebut dikepung sampah yang menggunung di sepanjang jalan.

Pantauan Pelitabanten.com dilapangan nampak tumpukan sampah disepanjang jalan perumahan tersebut. Didominasi sampah rumah tangga berserakan hingga memakan median jalan.

“Baru kemarin mulai diangkat, katanya di sediakan 10 truk untuk mengangkut sampah, tapi kenyataannya hanya 2 truk, jadi gak maksimal penanganannya,”ujar Benni Warga Perumahan Ciledug Indah 2 Kepada Pelitabanten.com. Senin (6/1/2020).

Tumpukan Sampah Hingga Memakan Jalan. Foto Pelitabanten.com

Tumpukan sampah yang berbau dan busuk tersebut dikhawatirkan warga akan berdampak pada kesehatan. Apalagi Benni menyebut saat ini ada banyak balita di lingkungannya.

“Kami berharap semoga lekas diangkat sampah-sampah ini, banyak balita takutnya nanti malah jadi virus buat anak-anak,”ungkapnya.

Diakui Lurah Pedurenan, Ashari Hermawan keterbatasan armada pengangkut sampah menjadi kendala saat ini, Lantaran banyaknya titik banjir yang terjadi di Kota Tangerang.

“Warga saya harap bersabar, pasti permasalahan sampah akan diangkut, di daerah lain pun sama banyak sampah yang belum terangkut pasca banjir ini,”ujarnya.

Sementara Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah yang ditemui saat melakukan peninjauan di SMP 24 Pondok Bahar yang terdampak banjir meminta kepada masyarakat yang untuk mulai memilah-milah sampah.

“Sampah ini luar biasa, dalam 2 hari sudah 160 truk digunakan untuk mengangkut sampah, dalam 1 hari mencapai 1.200ton sampah yang kita bawa Ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir),”Katanya.

Lebih lanjut Arief mengatakan agar masyarakat bersabar, karna menurutnya semua butuh waktu butuh proses.

Kalau kita liat banyak sampah dijalanan mohon bersabar, karna untuk penanganannya butuh waktu dan proses,”pungkas Walikota.