Viral, Camat Marahi Relawan Saat Bencana Banjir, Walikota Tangerang Minta Maaf

Viral, Camat Marahi Relawan Saat Bencana Banjir, Walikota Tangerang Minta Maaf
Foto Screenshoot/Tangkapan Layar Facebook. Dok. Pelitabanten

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com–Viralnya kejadian Camat Ciledug memarahi relawan yang membantu serta mendata warga saat bencana Banjir di Kota Tangerang menuai ragam komentar dari warga net.

Diketahui kejadian tersebut terjadi di Wisma Tajur Kecamatan Ciledug Kota Tangerang (2/1/2020), saat Camat bersiap menyambut kedatangan Wakil Walikota meninjau lokasi Banjir di wilayah tersebut.

Foto ScreenShoot/Tangkapan Layar Video. Foto Dok. Pelitabanten

Salahsatu Akun Media Sosial (Fauzan Mukrim) menceritakan kronologis kejadian tersebut dalam beranda facebooknya pada (2/1/2020) malam. Dan Video kejadian tersebut pun Viral di banyak media Sosial, tampak Camat Ciledug memakai Topi Hitam berkaos biru memarahi seorang pemuda yang sedang memegang gulungan kertas/buku di hadapan banyak orang. Berikut link postingan Fauzan Mukrim menceritakan kronologis kejadian.

Setelah kejadian tersebut Viral dan banyak dikecam Warga Net, Camat Ciledug, Syarifudin, kemudian meminta maaf melalui unggahan Video di Media Sosial. Link Video permintaan maaf Camat Ciledug.

Foto ScreenShoot/Tangkapan Layar Video. Foto Dok. Pelitabanten

“Saya Syarifudin Camat Ciledug, menanggapi video Viral kemarin, saya secara pribadi maupun institusi kecamatan ciledug, meminta maaf atas mis komunikasi tersebut, karena memang kami saat itu dengan segala keterbatasan, fokus kepada warga yang terdampak banjir, yang tidak hanya terjadi di wilayah Tajur,” kutip pelitabanten dari video

Tak hanya sang Camat yang meminta maaf, setelah marah-marah kepada relawan saat bencana banjir. Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah selaku pimpinan terlebih dulu meminta maaf.

Foto Screenshoot/Tangkapan Layar Instagram. Foto Dok. Pelitabanten

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota pada Komentar akun Instagram @Infotangerang.id (3/1/2019).

“Mohon maaf saya dan tim sampaikan, penanganan bencana banjir di Kota Tangerang kali ini, dengan banyaknya titik banjir menguras tenaga dan pikiran, lelah kadang membuat orang lebih sensitif,” kutip dari Komentar Arief R. Wismansyah