Satpol PP Kota Tangerang Dapati Buku Judi Togel Saat Razia Miras

Satpol PP Kota Tangerang Dapati Buku Judi Togel Saat Razia Miras
Razia Miras dan Penyakit Masyrakat Satpol PP Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Puluhan buku judi togel didapat petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) kota tangerang dari sebuah lapo tuak dibilangan kecamatan periuk minggu dinihari tadi, Minggu (29/12/2019).

Petugas yang awalnya hanya menyisir minuman keras secara tidak sengaja menemukan puluhan buku judi togel, hasil rekapan penjualan dan buktu tafsir mimpi dari tas Itoh seorang perempuan paruh baya pemilik lapo tuak yang menolak tempat usahanya disisir petugas.

Itoh yang diketahui telah beberapa bulan terakhir mengedarkan kupon judi togel tersebut tidak dapat berbuat banyak setelah puluhan buku togelnya jatuh dari tasnya saat menghalangi – halangi petugas yang masuk kedalam kedainya tersebut.

Petugas yang saat itu dibantu jajaran TNI/Polri tersebut langsung menggeledah isi tas dari perempuan tersebut dan benar saja saat digeledah oleh salashseorang polisi dari polres metro tangerang kota ditemukan.

“kita iseng iseng aja pak polisi, cuma ngecak aja,”kilah Ito kepada petugas.

Petugas yang tidak percaya begitu saja pengakuan Itoh, langsung merangsek masuk dan menggeledah setiap sudut ruangan lapo tuak tersebut dan berhasil menyita dua galon ramuan yang diduga bahan baku botol minuman keras jenis tuak.

Razia Satpol PP Kota Jelang Tahun Baru 2020. Foto Pelitabanten.com

“itu minuman belum jadi pak jadi tak usah lah dibawa pak,”kata Itoh memelas kepada petugas.

Di tempat lain, penyisiran peredaran minuman keras tersebut juga diwarnai aksi kejar kejaran antara petugas dan Ardi pemilik ratusan plastik minuman keras oplosan yang melarikan diri kepemukiman padat penduduk saat mengetahui kedatangan petugas.

Nasib Naas menimpa Ardi, bukannya lolos dari kejaran petugas, Ardi justru malah diserahkan oleh warga sekitar saat bersembunyi disalahsatu sudut rumah warga yang geram dengan ulahnya yang mengedarkan minuman keras jenis oplosan diwilayahnya tersebut.

Agus Henra Fitrayana Kepala Satpol PP Kota Tangerang menuturkan, patroli penyisiran minuman keras yang dilakukan jajarannya adalah salahsatu upaya dalam menekan dan meniminalisir peredaran minuman keras di 13 Kecamatan yang ada di kota Tangerang.

“terlebih jelang tahun baru, kita mengupayakan menekan potensi yang mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat,”tuturnya.

Ia mengaku, jelang perayaan tahun baru pihaknya melipatkan gandakan personil yang diterjunkan untuk menekan angka peredaran minuman keras, prostitusi dan segala kegiatan yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarkat.

“Kita mempertebal pasukan dilapangan agar kenyamanan dan ketentraman masyarakat kota Tangerang dapat terus terpelihara dengan baik,”tukasnya.

A. Ghufron Falfeli Kepala Bidang trantibumtram secara teknis menambahkan, pada operasi penyisiran tersebut jajarannya berhasil mengamankan tidak kurang 250 botol minuman keras berbagai merek dan ratusan plastik minuman keras jenis oplosan.

“disalahsatu lokasi kami mengamankan beberapa galon Ciu saat sedang dikemas oleh pengedarnya, Peredaran minuman keras oplosan jenis Ciu ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang resah lantaran sudah ada korban jiwa dari warga sekitar,”jelas Ghufron

selain itu, Ia menambahkan, disalahsatu kios jamu dibilangan Cibodas jajarannya berhasil menyita puluhan botol minuman keras yang disembunyikan dengan ditanam disebuah lubang dibawah tempat tidurnya.

“saat kami memeriksa setiap sudut kios itu, anggota kami tidak menemukan yang kita cari, tapi setelah diteliti lebih jauh lagi kami mendapati sebuah lubang yang ditutup triplek tebal dibawah tempat tidurnya untuk menyimpan minumannya itu,”Jelasnya.

Ia mengaku jelang pergantian tahun, untuk mempersempit ruang gerak peredaran miras pihaknya akan melakukan patroli rutin dengan melibatkan seluruh jajaran trantib yang ada dikecamatan disetiap harinya.

“Kami menggandeng jajaran trantib kecamatan agar angka peredaran miras dapat ditekan dengan optimal,”pungkasnya.