Peningkatan SDM Insan Pers, Jadi Kunci Tantangan Media Massa di Masa Depan

Peningkatan SDM Insan Pers, Jadi Kunci Tantangan Media Massa di Masa Depan
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang selatan, dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang selatan, menggelar kegiatan diskusi akhir tahun,Foto: Pelitabanten.com (Dok Ist)

TANGERANG SELATAN,Pelitabanten.comJelang akhir tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang selatan, dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang selatan, menggelar kegiatan diskusi akhir tahun, dengan mengangkat temaMemetakan Peran Media Massa, Pers dan Jurnalistik di Masa Depan.

Diskusi dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun, Ketua Umum SMSI Firdaus dan dari PWI DKI Jakarta,Ketua SMSI Banten Junaidi, Ketua SMSI Kota Tangerang Ibu Ayu Kartini, Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin dan Sekjen PWI Kota Tangerang Abdul Azis,serta hadir pula Wakil  Walikota Benyamin Davnie.

Perkembangan zaman saat ini tentunya harus disadari secara bersama untuk menghadapi tantangan media massa ke depannya.

Terlebih lagi saat ini revolusi industri 4.0 menjadi tantangan sendiri bagi media massa. Dimana masyarakat mulai beralih membaca media digital untuk kebutuhan informasi saat ini.

Hendry Ch Bangun mengatakan, bahwa berdasarkan penelitian Dewan Pers bahwa saat ini masyarakat mulai beralih ke media digital.

“Media massa saat ini memang memiliki tantangan ke depannya. Terutama tantangan digitalisasi dimana masyarakat saat ini beralih ke media sosial untuk kebutuhan intonasi. Sehingga ini menjadi tantangan bagi media massa,” ujarnya.

Sementara, untuk menghadapi tantangan tersebut, Ketua Umum SMSI, Firdaus mengatakan hal utama untuk menghadapi tantangan media massa di masa depan ialah insan pers harus terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Peningkatan SDM ini menurut Firdaus harus ditingkatkan dari seluruh aspek, tidak hanya sekedar peningkatan kaya jurnalis saja. Tetapi sistem menjemen media pun harus ditingkatkan lagi agar media massa tetap menjadi bacaan masyarakat.

“Kedepan itu kualitas kita tentunya harus kita tingkatkan lagi, tidak hanya sekedar mengikuti perkembangan zaman saja. Tetapi kualitas pers juga harus terus ditingkatkan lagi. Karena pers yang tidak berkualitas itu lah yang menjadi musuh pers,” ujarnya.

Sementara itu, Benyamin juga menyadari bahwa pemerintahan juga harus mengikuti irama perkembangan media massa setiap zamannya. Karena kebutuhan masyarakat terhadap informasi tentang pemerintahan daerah terus dituntut cepat.

“Kami dari sisi pemerintahan juga ditutup untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat. Dan untuk bisa memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat tentunya kami juga mengikuti seperti apa perkembangan media massa,” paparnya.

“Agar kebijakan yang kami jalankan bisa tersampaikan kepada masyarakat dengan cepat dan tepat sasaran,” pungkasnya.