Peristiwa Kota Tangerang Cekcok Saat Penertiban, PKL di Cipondoh Meninggal Dunia

Cekcok Saat Penertiban, PKL di Cipondoh Meninggal Dunia

Cekcok Saat Penertiban, PKL di Cipondoh Meninggal Dunia
Lokasi Tempat Kejadian di Pasangi Garis Polisi. Foto Pelitabanten.com

, Pelitabanten.com — Muhamad Ali Samsuar (53) salah seorang pedagang kaki lima (PKL) meregang nyawa dalam insiden cekcok saat dilakukan operasi penertiban.

Penertiban pedagang kaki lima dilakukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kawasan Pasar Sipon, Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota , Sabtu (21/12/2019) Pagi.

Pedagang tersebut meninggal dunia karna mengalami serangan jantung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekira pukul 09.30 WIB, diketahui kejadian berawal saat rombongan petugas Satpol PP dipimpin Kanit menggelar penertiban PKL di kawasan Pasar Sipon, .

Namun, saat akan ditertibkan terjadi cekcok dan saling dorong antara petugas Satpol PP dengan pedagang.

Olah Tempat Kejadian Perkara. Foto Pelitabanten.com

“Ya, sempat kisruh tadi penertibannya,” ungkap Fadila, warga setempat kepada wartawan.

Ketika melihat aksi kisruh, seorang pedagang kelontongan (pecah belah) diketahui warga Jalan Maulana Hasanudin RT 02 Cipondoh Makmur tersebut pingsan sambil memegangi pohon yang berada dilokasi kejadian, Korban pun langsung dilarikan ke RS Sari Asih Cipondoh.

Baca Juga:  KNPI Ajak OKP dan DPK se-Kota Tangerang Edukasi Cegah Covid-19

Namun, nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan menuju .

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli membenarkan adanya korban meninggal dalam kegiatan yang melibatkan jajarannya ini. Namun, ia membantah bila terjadi cekcok bahkan kericuhan.

“Tidak ada cekcok. Kita hanya rutin,” ungkapnya.

Ghufron mengatakan korban meninggal karena serangan jantung. Dalam pemeriksaan polisi tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan di tubuh korban. Ia juga menambahkan saat ini suasana di lokasi penertiban sudah kondusif.

“Suasana kondusif pada saat sterilisasi. Almarhum sakit jantung,” pungkasnya.

Jenazah Korban Akan di Makamkan di Kampung Halaman. Foto Pelitabanten.com

Sementara pihak Kepolisian Sektor Cipondoh yang mendapatkan adanya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Korban, menurut keterangan adik kandungnya bernama Ermen Patria, memiliki riwayat sakit jantung dan sudah pernah melaksanakan pemasangan Ring di RS Omni dan Harapan Kita,”terang Kompol Abdul Rochim saat di hubungi Pelitabanten.com

Baca Juga:  PKS Siap Usung Kader Sendiri Pada Pilbup Tangerang 2023

Sampai berita ini diterbitkan, menurut keterangan Abdul Rochim pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi serta tidak akan melakukan apapun dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.

“Jenazah Korban rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung dengan biaya ditanggung oleh Satpol PP Kota Tangerang,”tutup Kompol Abdul Rochim.