Jelang Nataru, Polda Banten Musnahkan 33.168 Botol Miras

Jelang Nataru, Polda Banten Musnahkan 33.168 Botol Miras
Polda Banten Gelar Konferensi Pers Pemusnahan Ribuan Miras. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA SERANG, Pelitabanten.com — Dalam kurun waktu 4 hari Polda Banten dan Jajarannya menggelar operasi cipta kondisi jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kegiatan yang bertajuk Operasi Sikat Kalimaya ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari dimulai sejak tanggal 9 hingga 12 Desember 2019.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, melalui Kabidhumas Kombes Pol Edy Sumardi P. mengatakan, kegiatan operasi tersebut menyasar kepada yang dapat berpotensi mengganggu harkamtibmas.

“Sasaran Operasi Sikat Kalimaya seperti premanisme, perjudian, miras dan curanmor,” kata Edy saat ditemui usai pemusnahan barang bukti ribuan botol miras di Mapolda Banten, Kamis (19/12/2019).

33.168 Botol Miras Dimusnahkan Menggunakan Alat Berat. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

Sebanyak 33.168 botol miras berbagai merk termasuk 118 bungkus miras oplosan, 20 pelaku curanmor, 3 pelaku judi koprok, 58 premanisme di amankan dalam pelaksanaan Operasi Sikat Kalimaya 2019.

Semua hasil operasi ini akan ditindaklanjuti penyelidikan nya oleh penyidik, jika terbukti melakukan pelanggaran hukum, makan akan di proses ke penyidikan.

Sedangkan yang melakukan tindak pidana ringan, akan di lakukan proses tipiring dan yang belum terbukti, akan kita data dan lakukan pembinaan secara edukatif.

“Kegiatan operasi dilakukan di beberapa lokasi di wilayah hukum Polda Banten. Pelabuhan penyeberangan Merak menjadi perhatian, Cafe, Tempat Hiburan Malam, Kosan, khususnya jelang libur natal dan tahun baru,” ungkapnya.

Hal tersebut dilakukan, lanjut Edy, agar pelaksanaan peribadatan dapat dilakukan dengan rasa aman dan nyaman.

“Agar dalam pelaksanaan ibadah nantinya dan menyambut pergantian tahun keamanan dan ketertiban masyarakat tetap bisa kita pelihara

Selain itu juga, 58 orang terkait premanisme dan 66 orang penjual miras dilakukan proses tipiring serta pembinaan dengan pendataan dan pengawasan agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kita lakukan pendataan juga menyertakan pembuatan surat pernyataan. Sebagai efek jera agar tidak melakukan hal yang sama dikemudian hari dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Kami ucapkan Terima Kasih kepada masyarakat yang telah membantu Polri dalam memberi informasi demi mewujudkan harkamtibmas.