Tak Perlu ke Korea, Estetika Medik Indonesia Lebih Bersaing

Tak Perlu ke Korea, Estetika Medik Indonesia Lebih Bersaing
Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (I-SWAM) ICE BSD. Foto Pelitabanten.com (Ist)

Pelitabanten.com — Tampil cantik setiap saat adalah dambaan setiap wanita didunia.

Setiap wanita pada umumnya ingin memiliki wajah cantik dan menarik. Untuk itu, kaum hawa rela merogoh kocek dalam-dalam demi perawatan wajah.

Bahkan, tidak sedikit pula yang melakukan perawatan wajah hingga ke luar negeri seperti Singapura, Thailand dan Korea.

Di Indonesia, Estetik Medik sendiri sudah dapat dibilang memiliki daya saing dengan negara lain yang menjadi trend senter.

Untuk diketahui, Saat ini di indonesia sudah tersedia sejumlah klinik-klinik Estetika ternama yang sudah tidak diragukan lagi eksistensinya.

Didukung Peralatan Canggih dan Modern Estetika Medik di Indonesia Lebih Dilirik. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

Diantaranya, Teta Aesthetic Clinic, Miracle Aesthetic Clinic, ID Beauty Clinic, Helena Beauty House, O Skin Care, dan Gloskin Clinic.

Hal ini diungkapkan, Chief Advisory Board of Double Fix, Dr. Teguh yang mengatakan bahwa di kawasan Asia Pasifik, Korea salah satu trendsetter di bidang estetik, namun Indonesia saat ini sudah mulai maju dibidang Estetika Medik.

“Pengalaman saya di dunia Estetik Medik selama puluhan tahun, Double Fix merupakan salah satu produk yang menurut saya sangat bagus dan mampu memberikan kepuasan pasien yang tinggi, serta teruji keamanannya,”ucap Dr. Teguh diacara perayaan 10 tahun International Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (I-SWAM) ICE BSD, Tangerang, Sabtu (7/12/2019) malam.

Menurut Teguh, selain mengutamakan hasil yang maksimal, patient safety juga untuk membangun trust bagi pasien-pasiennya.

Lanjut Dia, Estetik Medik di Double Fix Show Time tersebut tidak hanya ditawarkan untuk pasien di dalam negeri, namun juga pasien dari mancanegara.

“Bahkan kami megundang orang asing untuk masuk ke Indoensia untuk dapat layanan estetika,” tuturnya.

Dirinya menyebut, saat ini terdapat kurang lebih 1.500 klinik pratama yang bekerja di bidang Estetika, untuk itu perkembangan dunia Estetik Medik di Indonesia sangat bersaing.

“Sudah terdapat banyak dokter baik di daerah tujuan wisata mancanegara maupun di ibukota yang sudah memiliki pelanggan dari luar negeri,” ujarnya.

“Dokter-dokter di Indonesia banyak yang memiliki kapabiliti. Di Bali dan Jakarta juga banyak klinik-klinik yang memiliki pasien dari Cina, Singapura, dan sebagainya. Jadi dari upaya ini kami akan terus merapatkan barisan untuk mengembangkan diri agar menjadi terbaik melayani masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, melalui acara I- SWAM ini juga pihaknya telah mengundang para pelanggan yang kerap kali menggunakan layanan Estetik Medik dari mancanegara, sehingga diharapkan dapat lebih mengenalkan Dokter – Dokter Estetik yang berkualitas dari Indonesia.

“Kami ada kelebihan, dimana kualitas bagus dan biaya terjangkau, kami yakni hal tersebut akan membuat pasien mancanegara akan datang ke Indonesia,” tandasnya.