Konsleting Listrik, Mesin ATM HSBC Cabang Karawaci Hangus Terbakar

Kebakaran Mesin ATM HSBC Cabang Karawaci. Foto Iwan K. Halawa Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM) Bank HSBC hangus terbakar.Selasa, (26/11/2019) malam.

Api diduga karena terjadi konsleting listrik, mesin ATM yang berada dilantai 1 Bank HSBC Cabang Karawaci ludes dilalap si jago merah.

Kejadian di Jalan Raya Merdeka No. 91 Kelurahan Gerendeng Kecamatan Karawaci Kota Tangerang tersebut awal mula diketahui petugas jaga (satpam) Rumah Sakit Melati lantaran mendengar suara bunyi alarm dan gumpalan asap.

Polisi Yang Datang Langsung Sterlirkan Lokasi. Foto Iwan K. Halawa Pelitabanten.com

“Kebakaran awalnya diketahui satpam yang mendengar suara alarm serta bau asap dari dalam kantor yang dalam keadaan tertutup dan tidak ada aktifitas yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Karawaci,” ujar Wakapolsek Karawaci AKP. Nurjaya saat dikonfirmasi Pelitabanten.com di lokasi kejadian.

Beberapa Anggota kepolisian yang mendatangi TKP langsung melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran (Damkar) Kota Tangerang untuk dilakukan pemadaman.

“Api bisa dikendalikan dalam waktu setengah jam saja, sementara kerugian material atas kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan, baik penyebab awalnya maupun keterangan dari saksi-saki yang berada lokasi,” jelas Nurjaya.

Sementara Staff Bidang K3L Damkar Kota Tangerang S. Wasesa mengatakan bahwa untuk melakukan pemadaman pihaknya menurunkan sebanyak 40 personil dengan 5 unit mobil pemadam kebakaran.

“Kurang lebih 30 menit api bisa dikendalikan karena api belum terlalu besar,” ungkap Dia.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Bank HSBC Karawaci belum dapat memberikan keterangan terkait kebakaran tersebut dan mengatakan menunggu hasil pengecekan dari kantor pusat baik itu penyebab maupun kerugian material.

Sementara usai kejadian kepolisian sektor Karawaci langsung memasang Police Line (Garis Polisi) guna dilakukan penyidikan lebih dalam.(Iwan K Halawa)