Beranda Peristiwa Kota Tangerang Miris, Segel SatpolPP Kota Tangerang Dinilai Banyak Dilecehkan

Miris, Segel SatpolPP Kota Tangerang Dinilai Banyak Dilecehkan

Miris, Segel SatpolPP Kota Tangerang Dinilai Banyak Dilecehkan
Miris, Segel Yang Dipasang SatpolPP Kota Tangerang Dibuang Pemilik Bangunan. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com minim pengawasan, Sejumlah bangunan yang telah dilakukan penyegelan oleh SatpolPP disinyalir masih terus melakukan aktivitasnya.

Berdasarkan penelusuran wartawan terdapat beberapa bangunan yang tersebar di 13 kecamatan di telah dilakukan oleh SatpolPP kota Tangerang namun disinyalir masih terus melakukan aktivitasnya.

Bangunan bangunan yang telah tersegel tersebut diantaranya bangunan BTS dibilangan kecamatan Tangerang, bangunan kost Kosan dibilangan kecamatan benda, Karawaci, bangunan sekaligus industri beton dibilangan kecamatan Cipondoh dan beberapa bangunan sejenis lainnya yang tersebar di 13 kecamatan di .

Industri Beton di Cipondoh Meski Sudah Namun Masih Tetap Beroperasi. Foto Pelitabanten.com

Bahkan beberapa diantara banyaknya bangunan yang telah tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap agar tidak beroprasi dan melakukan aktivitas produksinya lagi.

Namun pada kenyataannya segel yang terpasang dibeberapa bangunan tersebut seolah tidak menjadi halangan bagi para pekerja untuk meneruskan bangunan yang sedang dikerjakan.

Baca Juga:  Cerita Mencekam Saat Gempa Meluluh Lantakan Rumah Warga di Tangerang 

Mirisnya lagi, segel yang telah dipasang oleh satpolPP yang menjadi garda terdepan untuk menegakan peraturan daerah terseolah di acuhkan bahkan dilecehkan.

“Sudah di Izinkan sama petugas SatpolPP, jadi tidak masalah dong kita kerja lagi,”kata salahseorang pekerja konstruksi BTS kepada wartawan kendati pada saat itu papan penyegelan masih menempel disalahsatu tiang BTS .

Pada kesempatan lain, saat wartawan mencoba mencari informasi terkait minimnya pengawasan dibilangan Babusalam hal mencengangkan lainnya didapat.

Tidak tanggung tanggung, papan segel yang sebelumnya terpasang disalahsatu bangunan kos Kosan sengaja dibuang oleh pemilik bangunan.

BTS Sudah Tapi Pekerjaan Masih Tetap Berjalan. Foto Pelitabanten.com

Mereka beralasan, bangunan yang sebelumnya telah telah selesai dibangun dan tidak lagi ada alasan bagi SatpolPP untuk menyegelnya.

“Ini waktu beloman jadi, sekarang mah udah jadi masa mao dirubuhin,”kata salahseorang sekitar yang berhasil ditemui wartawan baru baru ini.

Baca Juga:  Pemkot Tangsel Terus Lakukan Vaksinasi Covid-19

Atas kondisi tersebut Arul aktivis lingkungan menduga ada permainan tersembunyi antara pemilik bangunan dan oknum petugas SatpolPP kota Tangerang yang melakukan pembiaran atas aktivitas tersebut.

“Persoalan penegakan peraturan hanya bisa diselesaikan dimeja makan pimpinan,”kata Arul kepada wartawan. Senin, (20/10/2019).

Arul menuding, pembiaran yang terjadi hingga saat ini adalah hasil dari kurang tegasnya kepala satuan pamong praja yang baru untuk menegakan peraturan daerah.

“Harusnya demikian Perdanya pada mubajir dibuat kalau penegakan perdanya mandul itu,”tuturnya melalui pesan singkatnya.

Sayangnya hingga berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari kepala satuan pamong praja Agus Hendra.

Beberapa kali wartawan mencoba menghubungi via pesan singkatnya yang bersangkutan belum meresponsnya kendati selulernya tersebut dalam keadaan aktif.(cng)