Kreasi Unik MTQ XX, Hadir Aladin dan Jin Hingga Koboi Naik Kura-kura Ajaib

Kreasi Unik MTQ XX, Hadir Aladin dan Jin Hingga Koboi Naik Kura-kura Ajaib
Wakil Walikota Tangerang saat Foto bersama dengan Pemuda Karang Taruna Pinang. Foto Dok. pelitabanten

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com–Kehadiran Aladin berpakaian ala Timur Tengah membawa lampu ajaib berwarna emas bersama sang Jin gemuk dengan corak biru menjadi hal unik dalam acara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XX tingkat Kota Tangerang.

Dalam pawai ta’aruf di pembukaan MTQ tersebut keunikan yang disajikan oleh Pemuda Karang Taruna Kecamatan Pinang memang menjadi pusat perhatian masyarakat pada saat pembukaan, Rabu (16/10/2019).

Tak hanya kehadiran Aladin dan Jin, pemuda berpakaian ala Koboi yang biasa naik kuda, dalam pawai ta’aruf dikemas dengan Koboi menaiki seekor Kura-kura berukuran besar yang dapat berjalan. Sontak, kreatifitas yang dibuat oleh para pemuda kecamatan Pinang ini menjadi perhatian Wakil Walikota Tangerang, H. Sachrudin yang hadir dalam acara tersebut.

Baitul Ridwan S.Ag, selaku ketua Karang Taruna Kecamatan Pinang menjelaskan kreasi yang dihadirkan memang sengaja dibuat, karena Pinang selaku Tuan Rumah  MTQ XX. Pemuda Karang Taruna yang bermarkas di Kunciran Mas Permai mempersiapkan kreasi tersebut tanpa persiapan khusus, dengan tujuan pemuda Pinang menghibur warga dengan kreatifitas.

“Si tokoh Jin dan Aladin adalah Pemuda Pinang, dari KNPI dan Karang Taruna, dengan melibatkan teman-teman karang taruna bersama-sama membuat kreasi itu, tak membutuhkan waktu lama, dengan tempo sesingkat-singkatnya seperti kata Sang Proklamator bangsa ini,” jelas Ridwan saat diwawancarai, pada penutupan MTQ XX, Sabtu (19/10/19) malam.

Baitul Ridwan saat foto bersama Dengan Jin dan Aladin. Foto Dok. Pelitabanten

Baitul Ridwan menambahkan Kehadiran sosok Koboi menaiki Kura-kura “Ajaib” yang bisa berjalan memang banyak jadi pertanyaan masyarakat. Dengan ukuran besar masyarakat bertanya apakah ada orang di dalamnya hingga bisa bergerak atau menggunakan mesin penggerak.

“Umumnya di mata orang Koboi menaiki Kuda, Kami sengaja menggunakan Kura-kura agar masyarakat terhibur melihatnya, bisa berjalan-jalan dengan naik kura-kura membuat orang penasaran, teknologi menggunakan kayu limbah industri yang ada di sekitar, kami olah dengan Kreasi hingga jadi Kura-kuranya” tambahnya.

Pada penutupan MTQ, diumumkan Dewan Hakim, untuk lomba pawai ta’aruf dan Pawai Kafilah, untuk kategori Kecamatan, Kecamatan Larangan berhasil meraih juara 1, kemudian disusul Kecamatan Batuceper sebagai juara 2 dan tuan rumah Kecamatan Pinang juara 3.

Walau hanya meraih juara ketiga, Baitul Ridwan tetap merasa senang, karena dapat menghibur warga pada saat MTQ XX, dan selaku tuan rumah, kreatifitas anak muda tersalurkan.

“Masyarakat terhibur kami sudah senang, berharap kedepannya pemuda-pemuda kota Tangerang terus berkreasi membuat hal-hal baru, agar masyarakat luas bisa tahu, Kami Pemuda Pinang untuk Kota Tangerang, pemuda Kota Tangerang untuk Indonesia, dan Pemuda Indonesia mendunia,” tutupnya semangat, saat wawancara dengan Pelitabanten.com. (Adv).