Di MTQ XX Kota Tangerang, Ada Ratusan Stand dan Warung Amal Gratis

Di MTQ XX Kota Tangerang, Ada Ratusan Stand dan Warung Amal Gratis
236 Stand Meriahkan MTQ Tingkat Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — 236 Stand dan puluhan warung amal (gratis) Meriahkan MTQ ke-XX Tingkat Kota Tangerang, di Perumahan Buana Gardenia, Kelurahan Pinang Kecamatan Pinang.

Pada pergelangan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XX tingkat Kota Tangerang yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Arief R Wismansyah. Rabu 16 Oktober hingga 19 Oktober 2019.

Beberapa rangkaian kegiatan mulai dari pawai ta’aruf, defile kafilah hingga stand-stand bazar OPD, busana muslim dan kuliner-kuliner yang menggugah selera ada di event ini.

Ratusan stand hasil binaan UKM Kecamatan dan OPD yang ada di Kota Tangerang turut serta mengikuti kegiatan MTQ ke XX tersebut.

Di MTQ XX Kota Tangerang, Ada Ratusan Stand dan Warung Amal Gratis. Foto Pelitabanten.com

Tidak hanya itu, terdapat warung amal (gratis) yang diadakan oleh Majelis Ta’lim Magfiroh, warung-warung ini menyediakan minuman dan makanan ringan.

Tak mau ketinggalan sebagai tuan rumah Kecamatan pinang juga menyediakan stand makanan khas Kota Tangerang yaitu Laksa Tangerang.

“Bazar ini dananya terkumpul dari donatur dan jama’ah serta para anggota pengurus majelis,” ungkap Nuroniah Ketua Majelis Ta’lim Magfiroh, Rabu (16/10/2019).

“Alhamdulillah uang yang terkumpul kita jadikan warung amal ini yang menyediakan kopi, teh dan cemilan secara gratis,” tambahnya.

Diungkapkan Nuroniah juga bahwa warung amal menyediakan 1.000 makanan dan minuman bagi para peserta dan pengunjung kegiatan tahunan kota Tangerang ini.

“Insyaallah sampai penutupan kita siap menyediakan makanan dan minuman secara gratis yang mau boleh dateng langsung kesini,” ucap Nuroniah.

Ratusan Stand UKM Kecamatan dan OPD Kota Tangerang Meriahkan MTQ XX. Foto Pelitabanten.com

Sementara ditemui dilokasi MTQ, Iwan (45) mengaku warga Ciledug, dirinya datang bersama keluarga untuk melihat pawai ta’aruf dan mencicipi makanan di bazar.

“Acaranya cukup meriah, bazarnya banyak banget, tadi saya beli es duren, nanti mau nyobain makanan beratnya,” kata Dia. (Adv)