Tari Topeng Kota Tangerang, Inovasi Baru Disbudpar

Tari Topeng Kota Tangerang, Inovasi Baru Disbudpar
Para Seniman Tari Kota Tangerang saat berlatih tari topeng di Aula Kantor Disbudpar. Foto Supriyadi Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Dengan irama musik dari empat unsur kebudayaan. Betawi, Tionghoa, Sunda, dan Jawa disatupadukan berdasarkan sejarah dan letak geografis, Kota Tangerang diciptakan.

Irawati Durban, sang pencetus Kota Tangerang menjelaskan bahwa gerakan tari yang ditampilkan dengan filosofi Dinamisnya Kota Tangerang diiringi keindahan dengan kegembiraan sebagai lambang kemakmuran.

Dikatakan Ira aransement lagu yang menggabungkan empat unsur diciptakan oleh seorang pengajar di Institut Seni Budaya Indonesia.

mengaku diciptakannyanya Kota Tangerang, berdasarkan permintaan dari Kepala Dinas dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang. pada tahun lalu kepada Dirinya di Yayasan Pusat Bina Tari, Bandung.

Para dan guru saat berlatih tari topeng. Foto Supriyadi Pelitabanten.com

Dan menurut Ira, unsur-unsur budaya yang ada di Kota Tangerang menjadi dasar ide membuat ini.

“Berdasar sejarah dan budaya yang ada di Kota Tangerang, namun saya pikir ini dibuatnya di jaman sekarang, maka saya buat tarian dengan keadaan Kota Tangerang masa sekarang, diawal ditampilkan tarian yang gagah menggambarkan dinamika Kota Tangerang yang dinamis, dilanjutkan dengan gerak putri Cina yang menggambarkan keindahan, lagunya indah, keindahan dalam berbisnis dalam pergaulan, dan kemudian penari lelaki dan perempuan hadir dengan kedoknya saling menari bersama dengan kegembiraan, menyimbolkan kemakmuran Kota Tangerang,” Jelas Irawati Durban saat diwawancarai Pelitabanten.com kemarin

Baca Juga:  Silaturahmi dan Konsolidasi, Bamus Maskot Tangerang Gelar Bukber

yang berdurasi delapan setengah menit ini kemudian diajarkan kepada para puluhan penari dan yang ada di Kota Tangerang di Aula Kantor Disbudpar pada Kamis (19/09/2019).

Bahkan para pengajar Tari dan guru kesenian diajak terlibat dalam Kota Tangerang itu.

Rina Hernaningsih selaku Kepala Disbudpar sangat berharap kedepannya agar para guru kesenian dapat mengajarkan ini di sekolah dan sanggar budaya yang ada di Kota Tangerang.

Rina Hernaningsih, Kepala di Acara Tari Topeng. Foto Supriyadi Pelitabanten.com

ini semoga menjadi hal baik kedepan, dan Disbudpar akan terus melakukan ragam inovasi dan penggalian budaya, butuh bantuan teman-teman kesenian mengawal ini agar kedepannya menjadi aset Kota Tangerang,” Jelas Rina dalam sambutannya di acara tersebut.

Selaku kepala bidang budaya, Sumangku menambahkan bahwa Kota Tangerang adalah inovasi yang luar biasa dari Disbudpar. Kajian dari penari legendaris dari tahun 1960-an, Irawati Durban sang penari merak di tahun 1955-1960. Dan aransemen lagu dibuat melibatkan akademisi di bidang musik, dengan gabungan unsur-unsur budaya yang ada di kota Tangerang.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Beri Pelatihan Bagi Pelaku UMKM

“Para seniman tari, pelajar, guru kesenian di sekolah dan sanggar diajarkan ini, nantinya diharapkan dapat menularkan tarian tradisional ini kepada murid-muridnya, dan mudah-mudahan pada Budaya di bulan Desember nanti, tari topeng kota Tangerang ini dapat launching dalam acara tersebut,” jelas Mangku pada Pelitabanten.com.