Beranda Peristiwa Kota Tangerang Selatan Juragan Muda FBR Masuk Bursa Cawalkot Tangsel 2020

Juragan Muda FBR Masuk Bursa Cawalkot Tangsel 2020

Juragan Muda FBR Masuk Bursa Cawalkot Tangsel 2020
Juragan Muda FBR, Matroji Dian Swara putra Masuk Bursa Cawalkot Tangsel 2020. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

TANGERANG SELATAN, Pelitabanten.com — Matroji Dian Swara putra yang merupakan putra asli Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dijagokan Korwil Forum Betawi Rempug (FBR) untuk maju sebagai Calon Walikota (Cawalkot) di Pilkada Tangsel 2020 mendatang.

Menurut Robi Arisandi Ketua FBR G0378 sosok Matroji sebagai pengusaha muda sukses asli putra daerah ini sangatlah cocok memimpin Kota Tangsel kedepan.

“Dia visioner! Cocok untuk daerah yang masih berkembang seperti Tangsel,” ucapnya kepada wartawan. Rabu, (28/8/2019).

Menurut Robi, sesuai UU setiap warga negara berhak untuk dipilih maupun memilih, termasuk ikut serta dalam bursa Pilkada Tangsel.

Sosok orang muda ini diharapkan mampu menjadi inspirator bagi warga Betawi yang nantinya bisa berkarya di Kampung sendiri.

“Dia merupakan salah satu developer sebuah perusahaan yang ibaratnya anak muda Betawi yang sukses,” ungkapnya.

Salah satu kritikan dan masukan yang dilontarkan oleh Robi, adalah dalam bidang ketenagakerjaan.

“Kebanyakan orang Tangsel ini, tinggal di Tangsel tapi nyari kerjaan susah, aspirasi ini harus dibawa. Kalau Allah SWT menghendaki Mat Roji jadi walikota, khususnya warga Tangsel ini akan bisa bekerja secara layak seperti ibaratnya jadi tuan rumah dan tamu di kampung sendiri,”tandasnya.

Kata Robi, FBR Tangsel Insyallah melalui Ketua-ketua Gardu akan mendukung penuh Mat Roji.

“Mereka akan siap, Mat Roji tampil untuk menjadi calon independen sebagai Cawalkot Tangsel,” ujarnya.

Dirinya berkalkulasi, setiap Gardu FBR mempunyai angota sekitar 100 orang ditambah jumlah anggota di setiap pos FBR dan dikalikan jumlah keluarga masing-masing, Robi optimis jumlah suara tersebut mencukupi.

Senada, penyampaian ini juga diutarakan oleh Siko, Ketua FBR untuk tingkat pos, memang belum ada sosok orang Betawi di wilayah yang komersial Kayu Gede yang mampu menjadi mediator mumpuni.

Wilayah Graha Raya Kecamatan Serpong Utara sendiri merupakan kawasan elit berbisnis.

Siko menambahkan, untuk bidang kesehatan di Tangsel, sebagian besar warganya masih banyak mendapat jawaban yang seringkali mengecewakan.

“Warga kurang mampu disini walau punya KTP ataupun sebagai peserta BPJS Kesehatan, kadangkala mendapat jawaban dari pihak RS bahwa kamar penuh, tapi begitu kekecewaan diinformasikan ke Ormas akan langsung disikapi pihak RS, tapi kalau sendiri, pasti sang pasien akan disepelekan,” katanya.

“Mudah-mudahan kami mengusung Mat Roji ini yang asli orang Betawi Tangsel ini akan bisa membantu dan mengangkat derajat kita,”pungkasnya.

Loading...