Beranda Peristiwa Kota Tangerang Taslimah Saksi Kunci Pembunuhan Berdarah di Kavling Deplu

Taslimah Saksi Kunci Pembunuhan Berdarah di Kavling Deplu

Taslimah Saksi Kunci Pembunuhan Berdarah di Kavling Deplu
Lokasi TKP Pembunuhan Berdarah di di Kavling Deplu Adam Malik. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Ny. Taslimah (40), Ibu korban perampokan berdarah yang terjadi di Kavling Deplu Adam Malik, Jalan Manggala Nomer 154 RT 007 RW 007 No. 54, Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, ┬ámerupakan saksi kunci pembunuhan anaknya yang melakukan perlawanan saat pelaku Ricard Sepord, (27) diduga akan melakukan upaya percobaan perampokan dirumah korban.

Namun hingga berita ini di rilis kembali, Kepolisian Resort Metro Tangerang Kota belum bisa dimintai keterangan secara mendalam, lantaran korban masih memerlukan perawatan yang intensif di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan akibat luka yang cukup parah pada bagian perutnya karna sebetan senjata tajam.

Ibu dan Anak Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya
Polisi ungkap pembunuhan Berdarah di Kavling Deplu Larangan, Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

Hal tersebut disampaikan langsung Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dicky Ario Yustisianto kepada Pelitabanten.com di sela acara halal bihala TNI-Polri se Tangerang Raya Kamis (6/6/2019) kemarin, di Markas Batalyon Inf Mekanis 203/AK.

Dicky mengatakan, bahwa pelaku Ricard Sepord merupakan pelaku tunggal pembunuhan, Pelaku di duga kuat berusaha melakukan percobaan perampokan. Namun belum sempat pelaku melancarkan aksinya Ia keburu kepergok pemilik rumah.

Saat disinggung ada pelaku lain, Kasat menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sebab saksi kuncinya adalah Ny. Taslimah hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan.

“Saksi kuncinya ada di ibu korban, sebab di lokasi kejadian tidak ada satupun barang yang hilang,”kata Dicky.

Beredar isu adanya unsur dendam, Dicky mengaku belum dapat mengungkap motif lain dibalik tragedi berdarah itu, pihaknya menunggu pulihnya kesehatan Ny. Taslimah. saat ini polisi telah memerikas sebanyak 10 saksi dan berhasil mengungkap identitas pelaku.

“Jika ibu korban sudah bisa dimintai keterangan, bisa saja kita mengambil langkah lain dan mendapatkan motif jelas kasus ini. pelakunya juga ikut tewas, nanti kita sampaikan jika ada perkembangan,”paparnya.

Diketahui berita sebelumnya kasus ini terjadi pada Minggu 2 Juni 2019 lalu sekira jam 02.00 WIB. Warga Kavling Deplu dihebohkan dengan penemuan dua orang jenazah pria dan seorang wanita yang bersimbah darah di dalam rumah.

Dari informasi yang didapat, Pada tubuh korban Farhansyah Akbar ditemukan adanya luka terbuka pada pinggang sebelah kiri tembus perut depan, sedangkan Pada tubuh korban Ny. Taslimah yang diketahui merupakan pegawai Kantor Pajak Pratama di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ditemukan luka terbuka pada bagian perut hingga ususnya terburai.

Lalu pada korban Ricard Sepord, (27) ditemukan luka terbuka pada bagian dada kiri dengan pisau masih menancap, luka terbuka pada leher, atas telinga kiri terdapat luka sayatan, dan luka terbuka lain dipinggang dan perutnya.

“Keduanya saling tikam hingga kehabisan darah dan akhirnya tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, ibu kandung korban, Ny. Taslimah kritis dengan luka tusuk dibagian perut,” terang AKBP Dicky Ario Yustisianto mengakhiri pertanyaan Pelitabanten.com, terkait perkembangan kasus pembunuhan ini.