Beranda Peristiwa Kota Tangerang Kebakaran Hanguskan Gudang Retail Giant Kreo Larangan

Kebakaran Hanguskan Gudang Retail Giant Kreo Larangan

gedung Retail Giant Kreo
Kebakaran Gedung Retail Giant Kreo. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Arus pendek diduga menjadi penyebab kebakaran yang terjadi Jum’at (7/6/2019) malam, di gedung Retail Giant Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar gudang yang berada dalam swalayan tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilokasi, dari kerumunan warga atas kejadian itu, api disebut berasal dari gudang sepatu yang berada di dalam bangunan tersebut.

Diperkuat berdasarkan keterangan Komandan regu (Dandru) Markas Komando Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, Dani Indrawan diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik di gudang penyimpanan sepatu milik merk bata.

“Sementara, kami menduga api berasal dari hubungun arus pendek listrik. Untuk pemadamannya kita menerjungkan enam unti dari wilayah dan Mako Pusat,”terang Dani.

Dani mengaku, Api telah berhasil dipadamakan, kini petugas sedang melakukan pendinginan agar tidak ada lagi titik api.

“Sudah padam, kini tinggal melakukan pendinginan. Karena yang terbakar adalah gudang sepatu dan banyak kardus. Yang namanya kardus jika masih ada sedikit bara maka akan menjadi api besar,”ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Ciledug, Kompol Supiyanto mengatakan, bahwa pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Lantaran masih dalam penyidikan.

“Penyebab pastinya belum diketahui,” terang Supiyanto di lokasi kejadian.

Supiyanto menambahkan, Api diketahui bermula dari sebuah gudang sepatu Bata yang berada di dalam gedung dan tak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

“Dari gudang sepatu Bata dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar, sekira pukul 20.30 WIB.

“Api sudah berhasil dijinakkan, kini sedang dilakukan pendinginan guna memastikan tidak ada lagi sumber api,” tandasnya.