Peristiwa Kota Tangerang Puluhan Massa Pingsan, Kampanye Akbar Paslon 02 Tak Diizinkan Pakai Fasilitas Pemkot...

Puluhan Massa Pingsan, Kampanye Akbar Paslon 02 Tak Diizinkan Pakai Fasilitas Pemkot Tangerang

Puluhan Massa Pingsan, Kampanye Akbar Paslon 02 Tak Diizinkan Pakai Fasilitas Pemkot Tangerang
Massa Pendukung Kampanye Akbar Prabowo-Sandi Pingsan Karna Dehidrasi. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA , Pelitabanten.com, — Peserta Kampanye Akbar Capres Cawapres Nomer urut 2, Prabowo-Sandi putaran terakhir yang digelar di pada Sabtu, (13/04/2019). terlihat puluhan massa jatuh pingsan karena dehidrasi akibat kepanasan dan kekurangan oksigen.

“Ketidakadilan saat ini nyata kami rasakan, kami meminta air dari dinas pemadam (damkar- red) dan toilet berjalan milik pemerintah kota tangerang tapi tidak di izinkan, dengan alasan itu milik negara milik pemerintah daerah,”teriak Ketua BPD (Badan Pemenangan Daerah) Kota Tangerang diatas panggung. Sabtu, (13/04/2019).

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Kota Tangerang
Kampanye Akbar 02 dihadiri di Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

Pontjo Prayogo ketika dikonfirmasi awak media di lokasi acara terkait hal tersebut di atas mengatakan bahwa BPBD Kota Tangerang tidak berani memfasilitasi mobil pemadam dalam Kampanye Akbar tersebut.

“Kami sudah mengajukan, ke BPBD Kota Tangerang untuk acara Kampanye Akbar ini melalui Ketua Pelaksana Organizing Committe (OC-red) , namun jawaban mereka (BPBD-red) tidak mau dan tidak berani memfasilitasi, dengan alasan mobil damkar tersebut milik pemerintah daerah dan negara,” ujar Pontjo.

Baca Juga:  Koalisi Partai Gerindra dan PKS Dibentuk Untuk Menghadang Rano Karno

“Alhasil, massa kami banyak yang jatuh pingsan karena , kepanasan, dehidrasi dan kekurangan oksigen,”lanjutnya.

Ditambahkan Pontjo, bahwa pihaknya juga mengajukan toilet umum ke Dinas Perkim Kota Tangerang, namun jawaban serupa yang didapat. Lokasi kampanye yang seharusnya di LP Anak pun tidak diberikan izin oleh Badan Pemilu () Provinsi Banten.

“Lokasi acara yang seharusnya di LP Anak Kota Tangerang, ternyata juga tidak diizinkan oleh Bawaslu Provinsi Banten, mau tidak mau kami adakan di Alun-alun Kota Tangerang padahal dengan prediksi yang ada, tempat ini tidak dapat menampung puluhan ribu massa. Jikalau semua tidak dipersulit, Insya Allah hal ini tidak akan terjadi (Banyak yang pingsan),” tukasnya.

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Kota Tangerang
Ketua OC Pemenangan Prabowo-Sandi Kota Tangerang Bersama H. Rhoma Irama. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

Sementara Ketua OC Pemenangan Prabowo-Sandi Kota Tangerang, Turidi Susanto saat ditemui pelitabanten.com dilokasi usai acara kampanye akbar tersebut mengaku kecewa dengan Bawaslu Kota Tangerang yang melarang pihaknya untuk memakai armada mobil Damkar dan toilet berjalan milik Pemkot Tangerang.

Baca Juga:  Jemput Janji Jokowi-JK, Tiga Pemuda Banten Longmarch ke Istana

“Padahal, armada mobil Damkar itu dibiayai oleh uang rakyat. Mengapa tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan rakyat. Itu yang sangat saya sesalkan,” terangnya.

Turidi mengaku, pihaknya telah lebih dulu melakukan koordinasi kepada Dinas, Wali Kota Tangerang dan diberikan asalkan dapat persetujuan dari Bawaslu.

“Bawaslu tidak mengijinkan dan sampai saat ini tidak diijinkan. Rakyat ini dikorbankan dengan peraturan yang tidak jelas,” tegasnya.

Kendati begitu, Turidi mengimbau kepada seluruh pendukung tetap semangat dan untuk tidak lupa pada tanggal 17 April mendatang, mencoblos Prabowo-Sandi.