Bekali dan Kaderisasi Anggota, Forwat Gelar Tafakur Alam

Bekali dan Kaderisasi Anggota, Forwat Gelar Tafakur Alam
Tafakur Alam Sekaligus Pembekalan dan Kaderisasi Forwat 8 - 9 Maret 2019. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

BOGOR, Pelitabanten.com, — Beri pembekalan dan kaderisasi anggota, Forum Wartawan Tangerang (Forwat) gelar Tafakur Alam, dengan mengusung tema ‘Bersama Jadikan Forwat Rumah Kita’ di Kampung Babakan, Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (08/03/2019) malam.

Acara berlangsung dari tanggal 8 – 9 Maret 2019 di alam terbuka, dengan beberapa kegiatan, seperti kaderisasi anggota, pembekalan organisasi, sarasehan dan muhasabah.

Ketua Forwat, Andi Lala mengatakan, tujuan dari kegiatan Tafakur Alam adalah untuk membetuk karakter anggota Forwat agar sesuai dengan marwah yang telah terbetuk sejak dulu.

“Forwat wadah dan rumah untuk rekan-rekan wartawan di Tangerang Raya. Forwat memilik warna dan karater tersendiri sebagai lembaga organisasi aktivis jurnalis” paparnya.

Ia menambahkan, Forwat yang berdiri sejak lima tahun silam, tepatnya 14 Juni 2014 lalu, memiliki fungsi kontrol yang kuat terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, khususnya Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

“Kalau bukan kita yang menjadi kontrol sosial siapa lagi ? Sebab kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah tidak selalu sejalan dengan keinginan masyarakat yang ada,”ungkapnya.

Kata Lala, anggota dan para calon anggota yang ingin bergabung di Forwat harus bisa menyikapi persoalan-persoalan yang ada disetiap wilayah, agar marwah yang telah dibangun sejak lama tidak hilang.

“Terus pertahankan marwah Forwat yang telah terbentuk, terutama untuk anggota yang sudah lama bergabung, lebih khusus para calon anggota yang baru,” harapnya.

Sementara menurut salah satu pendiri Forwat, Wahyudi menyampaikan bahwa, Jurnalis memiliki tanggungjawab besar terhadap perkembangan informasi, baik itu ditinggkat nasional atau lokal, karena informasi itu nantinya akan diperlukan oleh masyarakat.

“Tentunya saya sangat setuju sekali apa yang dikatakan oleh Ketua, kalau kita itu lebih cendrung mengkritisi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Meskipun sebetulnya dalam suatu media harus memberikan informasi yang informatif, seperti Pemkot Tangerang, Tangsel, Kabupaten Tangerang, Pemprov Banten NKRI. Kalau memang keputusan itu membela masyarakan, maka wajib dipublikasikan, kepada hal layak umum atau masyarakat,” papar Yudi yang juga Pimpinan Redaksi PenaMerdeka.com.

Yudi menjelaskan, tugas media juga tidak harus terus mengkritisi, akan tetapi rillis keputusan dankebijakan pemerintah yang menguntungkan rakyat wajib dipublikasi.

“Artinya, kita itu harus berimbang dalam posisi kita sebagai jurnalis, karena itu tanggungjawab kita. Kebenaran itu memang harus disapaikan, mungkin kita semua sudah mengetahui itu semua. Karena sudah tertuang di dalam Undang-undang Pers,”pungkasnya.