Suami Dibantu Teman Pukuli Istri Hingga Babak Belur

Suami Dibantu Teman Pukuli Istri Hingga Babak Belur
Korban FR saat ditemui media. Foto Pelitabanten.com (Dok)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com, — Sungguh malang nasib seorang ibu dengan satu anak berinisial FR (25) menjadi bulan bulanan suami beserta temannya memukuli korban sampai babak belur.

Diceritakan FR, suaminya inisial TH Alias Candra dengan dibantu temannya MR tega memukulinya hanya karna ditegur temannya untuk tidak selalu menginap dikamar kontrakannya yang hanya satu petak berlokasi di Kav. DPR RT 06 RW 01 Kenanga Cipondoh Tangerang, Sabtu (26/01/2019).

“Awalnya saya tegur suami supaya temannya tidak menginap terus dikontrakan, karna hanya satu kamar ada anak bayi juga,”Katanya.

Entah karna tersinggung suaminya dengan kasar menelanjangi korban dengan dibantu temannya kemudian memukuli korban secara sadis, sambil temannya tersebut mengambil gambar dan memvideokan aksinya.

Suami Dibantu Teman Pukuli Istri Hingga Babak Belur
Foto Sreenshoot yang dishare ke medsos. Foto Pelitabanten.com (Ist)

Setelah kejadian korban yang berlumuran darah diwajah mendatangi polsek cipondoh untuk melaporkan perbuatan suaminya.

“Video dan gambar saya dishare ke medsos facebook, hingga semua orang tau dan melihat, saya malu pak,”ucapnya kepada Pelitabanten.com.

Mendapatkan laporan anggota polsek cipondoh langsung bergerak ke TKP dan berhasil mengamankan suami korban bersama temannya.

“Saya sudah visum ke rumah sakit, sebagai bukti laporan tapi kenapa kawannya tidak ditahan, dia sebarkan foto penganiayaan difacebook, saya gak terima, saya mau MR ditahan juga, siang ini saya mau laporan lagi dengan bukti screnshott,”ujarnya.

Menurut korban perbuatan suami bersama temannya itu sangat kejam menyiksa dirinya dan tidak akan memaafkan perbuatannya.

“Apapun yang terjadi saya tidak akan memaafkan dan tidak akan mencabut laporan meski katanya akan ada upaya damai dari keluarga pelaku,”pungkasnya.

Atas insiden ini FR enggan kembali ke kontrakan yang ditinggali bersama suaminya. FR lebih memilih tinggal sementara bersama anaknya di rumah kakaknya.

“Saya takut pak kembali kerumah. Saya mau disini dulu untuk sementara,” ujarnya saat didatangi ke rumah kontrakan Kaka FR.