Beranda Peristiwa Kabupaten Pandeglang Polda Banten : 8 Korban Tsunami Belum Teridentifikasi, ini Datanya

Polda Banten : 8 Korban Tsunami Belum Teridentifikasi, ini Datanya

Polda Banten : 8 Korban Tsunami Belum Teridentifikasi, ini Datanya
Kabag Humas Polda Banten, 8 Korban Tsunami Belum Teridentifikasi di RSUD Berkah Pandeglang. Foto Ist. Pelitabanten.com

PANDEGLANG, Pelitabanten.com, — Polda Banten melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi menginformasikan bahwa masih ada 8 (delapan) Korban Tsunami selat sunda masih belum teridentifikasi di RSUD Berkah Pandeglang Banten, Senin (31/12/2018).

Polda Banten : 8 Korban Tsunami Belum Teridentifikasi, ini Datanya
8 Korban Tsunami Belum Teridentifikasi. Foto Ist. Pelitabanten.com

Berikut adalah penjelasan dan ciri informasi tersebut :

1. DVI / SMR / 0111.
Laki-laki perkiraan usian 20 – 30 tahun Ciri khusus : pada pipi kiri di bawah sudut mata terdapat tahi lalat berbentuk bulat warna hitam 0,1×0,1 cm, di atas bibir sisi kanan di atas sudut bibir terdapat tahi lalat 0,1×0,1 cm, pada pangkal lengan atas kanan sisi depan terdapat tahi lalat hitam 0,4×0,3 cm, pada dada sisi kanan terdapat tahi lalat warna hitam ukuran 0,1 x 0,1 cm, rambut lurus hitam panjang 1,5 cm, tinggi badan 157 cm, panjang telapak kaki 22cm, celana dalam bahan kaos warna biru ukuran S terdapat tulisan hicoop, memakai gelang manik bulat bahan kayu warna coklat dengan tali benang.

2. DVI / CRT / 0108.
Perempuan perkiraan usia 4 – 5,5 Tahun Ciri khusus : tali lalat berwarna hitam di dahi , pelipis kanan , di bawah kelopak mata kiri dan bokong kanan, memakai anting bentuk bulat tanpa mata warna kuning emas terpasang pada dua cuting telinga, pakaian gaun bahan kaos warna biru jenis long dres, celana dalam bahan kaos.

3. DVI / SMR / 0092.
Perempuan berusia antara 18 – 25 tahun panjang badan 150 cm
Ciri khusus : kuku jari kedua tangan tampak panjang dengan ujung kuku tanpak rata , rambut hitam beruban lurus 11 cm, pada kedua lutut ada jaringan parut berwarna lebih terang berukuran 3×1,5 cm dan 1×0,5 cm

4. DVI / LABUAN / 0105.
Perempuan berusian sekitar 27 – 40 tahun panjang badan 155 cm Ciri khusus : rambut hitam panjang 17 cm, celana dalam bahan katun hitam polos

5. DVI / CRT 0096.
Laki-laki usia dewasa panjang badan 169 cm tidak di sunat rambut hitam pendek cepak, memiliki tahi lalat di dada sisi kiri dan puncak bahu kiri, berbulu lebat pada tangan dan kaki.

6. DVI/PLTU LB/0113.
Laki-laki usia Dewasa panjang badan 165 cm, pada pipi kanan terdapat tahi lalat berwarna hitam ukuran 1,5×1 mm 8 cm dr GDP sejajar sudut bibir kanan, terdapat tahi lalat pada pipi kiri warna coklat bentuk bulat diameter 1 mm, 9,5 cm GDP, 6,5 di bawah alis kiri

7. DVI / SMR / 0116.
Laki-laki dewasa panjang badan 163 cm, perkiraan usia 30 – 50 tahun, memakai jaket bahan kaos berwarna biru pada bagian badan dan lengan panjang berwarna hitam, pada dada kiri terdapat logo huruf “P” berwarna coklat pada bagian punggung terdapat tulisan “PLASBOX” berwarna coklat “PLASBOX SEREAMED” berwarna hitam, memakai kaos berwarna abu-abu, pada bagian dada terdapat gambar dua kartun “SONIC” dan bertuliskan “MRPHNS” celana jeans panjang warna abu2 merk “KENDY” memakai ikat pinggang berbahan kain warna hitam – abu-abu dengan kepala berbahan logam kotak warna perak, memakai celana pendek bahan katun motif abstrak warna merah – kuning – hitam bertulisan “DIVISION”

8. DVI / PTI cemara / 0117.
Laki-laki Dewasa memakai singlet warna putih bahan kaos merk “VIP SPORTY” ukuran 36, pada batang kemaluan bagian bawah terdapat benjolan berbentuk oval berwarna putih transparan disertai butir warna warni merah biru ukuran 1,5 x 1 cm x 0,3 cm

Kapolda Banten, Irjend Pol Tomsi Tohir, melalui Kabid Humas menghimbau dan mempersilahkan kepada masyarakat apabila ada kemiripan dengan informasi diatas dipersilahkan dapat menghubungi Nomer Telephone 087879529622 / 0877336699690 atau berkenan datang ke RSUD Berkah Pandeglang sebagai Pusat DVI Polri Tsunami Banten untuk melihat foto-foto korban saat pertama kali ditemukan serta tim DVI memperkenankan pelapor untuk melihat jenazah.

Sumber : Humas Polda Banten

Editor : Adin