Evakuasi Korban Tsunami, Polda Banten : Hindari Berita Bohong

Berita Bohong
Kapolda Banten Evakuasi Korban Tsunami. Foto Ist. Pelitabanten.com

PANDEGLANG, Pelitabanten.com — Informasi yang beredar melalui pesan singkat dan media sosial yang mengatakan bahwa akan ada tsunami susulan itu tidak benar. Polda Banten meminta masyarakan hindari berita bohong.

Masyarakat yang berada dipesisir pantai diminta untuk tidak mudah mempercayai informasi berita bohong yang tidak benar karna hasil koordinasi Polda Banten dan Kepala BMKG, sampai saat ini tidak terpantau akan tsunami susulan.

Kapolda Banten Evakuasi Korban Tsunami
Kapolda Banten Evakuasi Korban Tsunami. Foto Ist. Pelitabanten.com

Itu semua disampaikan Kapolda Banten Brigjen Tomsi Tohir saat memimpin langsung proses evakuasi korban sekaligus mendampingi Kapolri Jendral Tito Karnavian yang memantau lokasi yang terdampak.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang berada di pesisir pantai, bahwa informasi mengenai adanya susulan tsunami, hasil koordinasi Polda dan Kepala BMKG, sampai saat ini tidak terpantau akan tsunami susulan. Boleh dikatakan informasi tersebut tidak benar,” kata Kapolda Banten pada awak media.

Jika dibiarkan, lanjut Kapolda kabar informasi berita bohong yang sudah tersebar ini dapat mengganggu aktifitas warga. Dan juga tentu dapat menggangu tim evakuasi dilapangan.

“Hal ini juga dapat membahayakan masyarakat pergi ke tempat yang aman dengan terburur-buru sehingga dapat mengakibatkan laka lantas dan sebagainya,”tambahnya.

Lokasi yang sangat terdampak Bencana gelombang pasang di selat sunda, tapatnya berada di sepanjang Pantai Carita, Pandeglang Banten. sampai saat ini Polisi dan TNI serta Instansi terkait Masih Melakukan penyisiran pencarian, pembersihan puing-puing, dan evakuasi korban masih berlangsung. Dari data sementara yang didapatkan hingga pukul 15.50 Wib, jumlah korban meninggal dunia sekitar 139 orang.

Kapolda Banten Evakuasi Korban Tsunami
Kapolri Jendral Tito Karnavian tinjau lokasi tsunami. Foto Ist. Pelitabanten.com

Kapolri mengatakan, pihaknya akan terus memantau situasi yang terjadi, mengamankan lokasi dan membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban.

“Masyarakat yang luka-luka kita akan bantu, sampai saat ini evakuasi tetap kita lakukan,”Pungkasnya.

Editor : Adin

Loading...