Beranda Peristiwa Kota Cilegon BMN hasil Sitaan Dimusnahkan, Polda Banten : TNI-Polri dan Bea Cukai Banten...

BMN hasil Sitaan Dimusnahkan, Polda Banten : TNI-Polri dan Bea Cukai Banten Selalu Bersinergi

Pemusnahan BMN Hasil Sitaan
Kapolda Banten, Hadiri Pemusnahan BMN Hasil Sitaan. Foto Ist. Pelitabanten.com

KOTA CILEGON, Pelitabanten.com, — Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir, hadiri kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan Cukai Banten. Baik dilakukan secara mandiri maupun dengan melakukan kerjasama dengan aparat hukum lain dari TNI dan Polri.

Adapun barang Milik Negara eks penindakan di bidang Cukai yang dimusnahkan sebagai berikut, 2.240.168 batang hasil tembakau berupa rokok, 59 batang cerutu dan 37.071 gram tembakau iris, 196 botol Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) berupa liquid vape.

Kemudian 351 botol Minuman mengandung etil alkohol asal lokal dan impor sebanyak dan minuman 58 bbotol minuman beralkohol oplosan serta 20.336 buah botol kosong yang diduga akan digunakan untuk memproduksi minuman palsu/oplosan.

Kapolda Banten melalui Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi Pradinata membenarkan bahwa telah dilakukannya pemusnahan tersebut. Tujuannya selain mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa TNI, Polri dan Bea Cukai Banten terus bersinergi dan mengoptimalisasi penerimaan negara.

“Tujuan dari pemusnahan ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Bea Cukai Banten dan unsur TNI serta Polri berkomitmen penuh dalam melakukan pengawasan dan pemberantasan segala tindak kejahatan yang dapat merugikan serta mengoptimalisasikan target penerimaan negara,” kata Kabidhumas Polda Banten.

 

Foto Ist. Pelitabanten.com

Pemusnahan BMN ini dilakukan sesuai Peraturan Mentari Keuangan Nomor 39/PMK.04/2014 tentang Tata Cara Penyelesaian Barang Kena Cukai dan Barang-barang Lain Negara atau yang Dikuasai Negara dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 240/PMK.06/2012 tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Milik Negara Yang Berasa Dari Aset Eks Kepabeanan dan Cukai yang telah mendapatkan persetujuan untuk dimusnahkan dari Menteri Keuangan cq Direktorat Jenderal Kekayaaan Negara. Pemusnahan dilakukan dengan cara dirusak dipecahkan atau dibakar. (BidHums).

Editor : Adin

Loading...