Beranda Peristiwa Kota Cilegon Jumat Barokah, Poli Jantung RSUD Cilegon Beri Pelayanan Berbeda

Jumat Barokah, Poli Jantung RSUD Cilegon Beri Pelayanan Berbeda

17
RSUD Cilegon
Poli Jantung RSUD Cilegon Jumat Barokah Beri Pelayanan berbeda pada Pasien (9/10/2018) Foto Ist. Pelitabanten.com

CILEGON,Pelitabanten.com, —Rumah Sakit Umum Daerah Cilegon tepatnya di unit pelayanan poly jantung lakukan pelayanan berbeda. Setiap pasien yang diperiksa di poly jantung mendapat air minum, sarapan dan makanan kecil seperti pisang, ubi rebus dan makanan lainnya yang disiapkan khusus bagi pasien. Pada Jumat (9/11/2018).

Jumat Barokah, Poli Jantung RSUD Cilegon Beri Pelayanan Berbeda
Poli Jantung RSUD Cilegon. Foto Ist. Pelitabanten.com

Dokter Siska Yulianti selaku dokter penanggung jawab poli mengatakan, di hari jumat yang barokah, pihaknya memang ingin berbagi kepada pasien poly jantung yang datang berobat.

“Jumat barokah, kami ingin berbagi dengan pasien. Selain menumbuhkan kepercayaan pasien, secara psikologis hal ini juga menambah kepercayaan diri pasien untuk sembuh,” ujarnya.

Darmawan perawat yang biasa mengurusi pasien poli jantung mengatakan bahwa ,” hubungan baik dan kepercayaan antara dokter dan pasien, ikut berpengaruh dalam menujang faktor kesembuhan pasien,”katanya.

Serupa diutarakan Yanthi Yulianthi, perawat di poly jantung ini menyebut, makan ringan dan sarapan, memang sengaja disiapkan oleh dokter dan perawat untul pasien yang sedang menunggu giliran diperiksa.

“Menjaga hubungan dan sedikit berbagi rizki untuk para pasien. Kalau saya hanya pelaksana saja,” ucapnya.

Sementara itu, seorang pasien yang engggan disebutkan namanya mengakatakan, contoh keteladanan dari dr. Siska patut diacungi jempol.

Baca juga :  Pelajar 17 Tahun Tewas Gantung Diri di Perumahan Alam Sutera

“Semoga dapat diikuti poli-poli yang lain, karena dibalik makanan kecil yang diberikan, tersimpan komitmen pada pelayanan. Sehingga kelak dapat meningkatkan kepercayaan masyarkat pada pelayanan RS pemerintah,” tuturnya.

“Kami sebagai pasien, tentunya juga berharap “jumat barokah” dapat menjadi tradisi di berbagai instansi pemerintah. Sehingga kepercayaan dan kasih sayang antara yang melayani dan dilayani terjalin baik,” imbuhnya.

Editor : Adin