Beranda Peristiwa Kota Tangerang Pembangunan Tol JORR 2 Disoal, Warga Minta Gubernur Banten Perhatian

Pembangunan Tol JORR 2 Disoal, Warga Minta Gubernur Banten Perhatian

432
Tol Jorr 2
Denah lokasi pembangunan Tol JoRR 2 Foto Ist. pelitabanten.com

KOTA TANGERANG,Pelitabanten.com, — Pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 disoal Warga. Gubernur Banten diminta turun tangan mengawasi dan memperhatikan dampak dari pembangunan infrastruktur tersebut terhadap warga.

Pasalnya pembangunan di wilayah Kota Tangerang berlokasi di Jl. HR Rasuna Said, Jl. KH Hasyim Ashari, Jl. Benteng Betawi, dan Jl. Daan Mogot sudah nampak pengerjaan konstruksi jembatan JORR 2 Kunciran-Bandara.Namun penggantian pembebasan lahan milik warga tersebut dinilai terlalu kecil.

Hal ini diakui warga kelurahan Pakojan Kecamatan Pinang Kota Tangerang Banten seusai rapat dengan pihak Jasa Marga dan BPN di Kantor Kelurahan Pakojan, Pada Rabu (7/11/18) lalu.

Pembangunan Tol JORR 2  Disoal, Warga Minta Gubernur Banten Perhatian
Lahan warga yang akan dibebaskan Foto Azis Shodik Pelitabanten.com

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengungkapkan, harga yang ditawarkan kepada warga pada tanah tanpa bangunan sebesar Rp 2.100.000/meter namun semua warga menolak. Harga itu ditawarkan saat diadakan pertemuan pihak Jasa Marga dan warga pada tahun 2017, karena tidak ada titik temu rapat warga akhirnya membubarkan diri saat itu.

Menurut keterangan warga saat rapat di Kelurahan Pakojan pada Rabu (7/11/18) dimulai pukul 09:00 WIB sampai 12:00 siang hadir perwakilan Jasamarga Feri selaku kuasa hukum.

Baca juga :  Setya Novanto Kuatkan Barisan Raih Kemenangan WH-Andika

“sudah 6 kali rapat pertemuan, tapi terkesan bertele-tele,” ujarnya.

“Ga ada Transparansi kepada kami antara pihak Jasa Marga, BPN, dan Kelurahan. saya juga merasa bingung dari pertemuan tadi, muter-muter aja omongannya,” ungkap salah seorang warga yang juga tidak ingin disebutkan namanya. Hal ini dijelaskan karena banyaknya mafia tanah di wilayah Kelurahan Pakojan, “tolong jangan disebut nama pas pemberitaan, khawatir kenapa-kenapa tar,” ujarnya dengan dialog khas Cipete.

Sebagai warga Banten, besar harapan Warga Pakojan pada Gubernur Banten H. Wahidin Halim memperhatikan nasib warga Pakojan yang terkena dampak pembangunan JORR 2.

“saya mah dukung program pemerintah untuk bangun jalan tol untuk kepentingan masyarakat, tapi tolonglah perhatikan juga nasib Kami,” ujar pria kelahiran tahun 1969 yang diakuinya warga asli Tangerang.

Cetus seorang warga yang berprofesi sebagai Petani lagi, Ia berharap setelah tergusur nanti ada kemajuan kehidupan dan peningkatan perekonomian.

“jangan sampe hidup kita terpuruk setelah kegusur,” ujarnya singkat.

Editor : Adin