Beranda Peristiwa Kota Serang MUI Banten Gelar Seminar Pemikiran Syeikh Nawawi Al Bantani di Untirta

MUI Banten Gelar Seminar Pemikiran Syeikh Nawawi Al Bantani di Untirta

109
Syeikh Nawawi Al Bantani
Narasumber seminar tentang Syeikh Nawawi Al Bantani di Untirta Serang Senin (29/10/2018) Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

SERANG,Pelitabanten.com, — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten gelar seminar sehari tentang Pemikiran Syeikh Nawawi Al Bantani (Ilmu Kalam,Tasawwuf dan Usul Fiqih) bekerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Senin,(29/10/2018)

MUI Banten Gelar Seminar Pemikiran Syeikh Nawawi Al Bantani di Untirta
Peserta Seminar Pemikiran Syeikh Nawawi Al Bantani Di aula Auditorium Untirta Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

Bertempat di Auditorium Untirta Kota Serang Banten dengan menghadirkan 3 (Tiga) Narasumber yaitu Dr. Hj. Sri Mulyati, MA (Dosen UIN Jakarta), Ibnu Hajar Al khaitami,MA (Dosen Stisnu dan Ponpes Daarul Amanah Tangerang) dan Dr. KH. Dede Permana (Serang Banten).ketiganya merupakan pengarang buku tentang pemikiran dan karya Syeikh Nawawi Al Bantani yang mendunia.

Seperti disampaikan MUI Banten KH. Sulaeman Ma’ruf Ketua Komisi Kajian MUI Banten selaku panitia seminar mengatakan bahwa kajian tentang syeihk nawawi al bantani sampai kedunia lewat tesis (karya tulis ilmiah) para narasumber saat menuntut ilmu di luar negeri.

“Doktor Sri Mulyati tesisnya ditulis dalam bahasa inggris,kemudian Doktor Dede permana tesisnya ditulis dalam bahasa arab saat beliau kuliah ditimur tengah,dan Ibnu Hajar MA tesisnya tentang corak pemikiran syiekh nawawi al bantani di UIN,”katanya.

Lanjut Kyai Sulaeman, semuanya itu harus disederhanakan agar masyarakat bisa lebih mudah memahami kajian ilmiah tersebut.MUI Banten berharap dari hasil seminar ini akan jadi sebuah buku yang lebih komperhensip hasil dari tiga materi yang disampaikan para narasumber.

Baca juga :  Sering Dituding Jadi Ustadzah Abal-abal, Oki Setiana Dewi Kuliah di Pasca Sarjana UIN Jakarta

“Pertama tentang keimanan yang kedua tentang syariah pelaksanaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang muslim,yang ketiga tentang unsur Tasawwuf,”Jelasnya.

Dikatakannya lagi bahwa dalam hidup 3 unsur yaitu Iman,Islam,ikhsan itu penting dijalankan sebagai seorang muslim.dari hasil seminar ini nantinya akan disederhanakan dalam sebuah buku oleh MUI agar bisa lebih mudah di mengerti masyarakat.

“Aqidah,syariah dan akhlak harus dimiliki setiap muslim,kajian dari ketiga pembicara (narasumber-red) masih perlu disederhanakan agar bisa lebih dimengerti masyarakat,” Harapnya.