Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Hari Sumpah Pemuda, Nanang Kurniawan Tekankan Peran Strategis Pemuda Dalam Pembangunan

Hari Sumpah Pemuda, Nanang Kurniawan Tekankan Peran Strategis Pemuda Dalam Pembangunan

619
Nanang Kurniawan
TANGERANG, Pelitabanten.com – Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober merupakan salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Calon anggota legislatif (caleg) Provinsi Banten dari PDI Perjuangan H Nanang Kurniawan, S.Pd, M.Pd mengajak seluruh generasi muda untuk terus menggelorakan semangat ikrar pemuda yang telah dikumandangkan 90 tahun lalu.

“Bertumpah darah satu, tanah air Indonesia. Berbangsa satu, bangsa Indonesia. Berbahasa satu, bahasa Indonesia. Ikrar ini harus terus kita gelorakan dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Semangat Sumpah Pemuda harus selalu diingat generasi muda dan dijaga serta dilaksanakan bersama-sama,” kata Nanang Kurniawan yang juga selaku Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPC PDI Perjuangan Kab Tangerang usai acara renungan dan peringatan Hari Sumpah Pemuda di Tangerang, Minggu (28/10) malam.

Dalam kegiatan yang gelar oleh Forum Komunikasi Pemuda Pemudi Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kab Tangerang yang berasal dari berbagai lintas agama tersebut, Nanang Kurniawan menekankan akan peran strategis kaum muda untuk turut aktif dalam membangun bangsa.  “Pemuda harus terus bergerak dan bergerak untuk ikut membangun bangsa ini,” ujar Nanang Kurniawan.

Kepala Biro Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) DPC PDI Perjuangan ini juga mengatakan, pemuda harus bergandengan tangan bersatu untuk menggerakkan Indonesia sekarang dan yang akan datang. “Pemuda bersatu bergandengan tangan dan tampil ke depan sebagai generasi penerus bangsa, terutama dalam kiprah dan peranannya di berbagai bidang dalam membangun bangsa dan negara,” kata Nanang Kurniawan.

Seperti diketahui bahwa ikrar pemuda dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Sumpah Pemuda adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap perkumpulan kebangsaan Indonesia dan agar disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan.

Baca juga :  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Muda-mudi dari 13 Kecamatan Gelar Apel Bersama di Karang Tengah

“Semangat dan sejarah Sumpah Pemuda ini harus kita renungkan bersama agar kita tidak terjebak dalam perbedaan dan perselisihan. Kita harus tetap bersatu dan bersama-sama mengisi kehidupan berbangsa dan bernegara untuk kesatuan dan kejayaan Indonesia,” kata Nanang Kurniawan.