Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Petani dan Nelayan Tangerang Butuh Perhatian Pemerintah

Petani dan Nelayan Tangerang Butuh Perhatian Pemerintah

520
Petani dan Nelayan Tangerang Butuh Perhatian Pemerintah

TANGERANG, Pelitabanten.com – Organisasi kelembagaan petani dan nelayan Tangerang yaitu Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tangerang terus berupaya menggali potensi dan mencari solusi inovasi pertanian dan nelayan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Hal itu terungkap dalam saresehan dan rembug KTNA  dengan tema “Mewujudkan dan Menyukseskan Pembangunan Pertanian Kabupaten Tangerang” yang digelar di kantor Aula BPP Kaliasin, Rabu (26/9).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KTNA Provinsi Banten H Oong Sahroni, Sekdis Dinas pertanian Drh Mawardi Nasution beserta jajarannya dan para PPL serta para KTNA kecamatan dan KTNA Desa se-Kabupaten Tangerang.

Ketua KTNA Kabupaten Tangerang Didi Rosadi S.Sos mengatakan, KTNA memiliki peranan penting dalam rangka menggali potensi usaha pertanian atau agribisnis dan mencari solusi dari permasalahan-permasalahan sektor pertanian dan nelayan.

“Sesuai tingkatannya baik KTNA tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, maupun provinsi dan pusat, untuk dapat mampu berkontak atau berkomunikasi dengan baik sesuai tingkatan KTNA tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, Didi mengatakan, KTNA yangyang bers nasional dapat mewakili aspirasi petani nelayan kepada pihak pemerintah maupun swasta. Apalagi merupakan KTNA sebagai organisasi profesi petani nelayan yang bersifat independen karena berorientasi pada kegiatan ekonomi sosial dan budaya di sektor pangan atau agribisnis berbasis pedesaan berwawasan lingkungan berdaulat.

Baca juga :  Wujudkan Pemilu Berkwalitas dan Berintegritas, Bawaslu Tangerang Gandeng PWI

“Peran KTNA Kabupaten Tangerang yaitu diantaranya sebagai penyuluh swakarsa atau swadaya, mengelola LKMA atau Koperasi, Pengelola P4S ( Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya), Mitra Kerja Pemerintah, Mitra usaha swasta maupun BUMD, pelindung dan pembela petani dan nelayan serta negosiator,” tuturnya.

Didi yang sejak tahun 2007 aktif di KTNA Kecamatan Cisoka dan kelompok tani selalu melakukan inovasi dan edukasi kepada para petani untuk dapat mengidentifikasi permaslahan di lapangan yaitu pengairannya infratruktur hama penyakit lainnya. Hal ini bertujuan agar para petani dapat menganalisa usaha taninya sehingga kesejahteraan dan kemandirian bisa di bangun di para petani dengan melakukan demplot komoditi unggulan yaitu pepaya California dan penerapan tekhnologi pertanian.

“Saya akan selalu berkomitmen dan akan lebih berperan aktif membangun sektor pertanian kabupaten tangerang bersama sama pemerintah Tangerang, supaya petani nelayan di Kabupaten Tangerang lebih maju SDM petaninya, lebih baik infrastrukrnya, lebih tersedia saprodi dan alsintanya, serta permodalannya sehingga petani nelayan lebih sejahtera,” ujarnya.

Ketua KTNA Provinsi Banten H. Oong Sahroni menyampaikan dalam sambutannya yaitu KTNA harus mampu mengawal kebijakan pemerintah dan ikut rembug dalam musrembang.

Baca juga :  MUI Lebak Desak Provokator Tolak Ustadz Abdul Somad di Bali Diusut Tuntas

“Sehingga kebutuhan para petani nelayan bisa tersampaikan ke pemerintah atau APBD Kabupaten Tangerang,” kata anggota DPRD Kab Lebak ini.

Sementar itu, Mawardi Nasution Sekdis Dinas Pertanian penyukuhan dan Ketahanan pangan mengatakan bahwa pihak dinas akan selalu membuat program-program yang lebih baik dan lebih maju lagi untuk ke depannya.

“Ini semua supaya petani nelayan yang ada di Kabupaten Tangerang agar maju dan lebih sejahtera lagi,” katanya.